Dampak Selebgram Pada Anak-Anak Sekarang

37
Selebgram bisa mempengaruhi perilaku anak.

Media sosial kini tak ubahnya panggung bagi para selebriti baru. Atau lebih akrab disebut selebgram, youtuber, dan sebagainya. Jadi idola dan panutan bagi anak-anak. Sejenak seperti tontonan biasa saja, tapi ada baiknya orang tua waspada akan dampaknya.

Seringkali tak disadari konten muatan dan gaya selebriti ini ternyata tak sesuai dengan tumbuh kembang anak. Sementara anak belum fasih memilah mana yang sesuai dan yang tidak. Semuanya tercampur aduk untuk ditiru tanpa tahu risiko dan dampak di masa mendatang.

Apalagi situasi di rumah tidak mendukung. Mulai dari anak bebas menggunakan gawai kapan saja, tidak diproteksi terhadap aplikasi yang sering dikunjungi, dan tidak ada diskusi dengan orang tua. Terlebih gawai kini menjadi teman setia, sehubungan dengan belajar online di rumah. Maka, sangat mungkin selebgram dan youtuber mendominasi dunia anak dengan segala plus minusnya.

Menjadi role model

Anak-anak cenderung meniru apa yang paling dekat dengannya. Akan menjadi tragedi andai yang ditiru tidak banyak meninggalkan sisi positif. Jadi hati-hati bila anak sudah sampai di tahap menempatkan selebriti media sosial sebagai role model. Apapun yang melekat dan identik dengan idolanya akan ditempatkan pula dalam keseharian anak.

Semakin lama dibiarkan, nilai-nilai yang dikenalkan oleh sang idola bakal kian meresap.

Hingga kemudian menganggapnya sebagai hal yang wajar untuk dijalani. Tak lagi mengindahkan norma keluarga atau relasinya dengan orang lain.

Ingin mengonsumsi barang yang sama

Termasuk anak jadi ingin mengonsumsi barang yang sama. Serta kostum, aksesoris yang dikenakan, bahasa lisan, gaya tubuh, aktivitas, dan hampir setiap detail yang ada pada diri selebgram. Di mana dari awalnya meniru lalu meminta pada orang tua untuk menghadirkan barang-barang yang sama. Dengan alasan ingin mengikuti yang sedang happening. Tentu berbuah kerepotan dan gaya hidup yang sudah tak sehat lagi. Apalagi yang diminta berbiaya mahal.

Pasif

Dampak lain dari para selebgram adalah membuat anak pasif. Pasalnya anak cenderung hanya duduk dan menonton konten. Tanpa diajak berbicara dan berdikusi tentang apa yang disaksikannya. Tak aneh jika kepasifan lantas diikuti dengan rasa tertarik untuk mengikuti. Sebab, seperti yang telah disebutkan tadi, anak belum pandai menyaring informasi yang dipaparkan padanya. Inilah mengapa orang tua tak boleh lengah sedikitpun atas konsumsi anak dalam bentuk apapun.

Tergiur akan popularitas

Anak juga cenderung tergiur akan popularitas. Ingin sama terkenalnya dengan para selebgram. berharga, dan hidup seolah tak ada masalah. Padahal itu yang terlihat saja, anak belum memahami bagaimana kondisi riil sebenarnya.

Kurang peka pada jerih payah

Serta kurang peka dengan yang namanya jerih payah. Sebab tahunya yang serba instan saja. Dampak yang juga perlu diperhitungkan oleh orang tua supaya anak perlu mengetahui bagaimana cara memenuhi kebutuhan dirinya sendiri. Mandiri, berdaya, dan kreatif menghadapi segala yang diperlukannya. Tidak menunggu dan berharap datang dengan sendirinya. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pixabay.com/laura6

Follow Instagram @etalaseserpong