5 Tanda Anda Harus Segera Resign dari Kantor

467

Ketika Anda berhasil diterima di sebuah perusahaan, Anda akan berjuang seoptimal mungkin untuk menunjukkan kinerja terbaik. Bertahun-tahun kemudian, semangat Anda mulai pudar. Anda tak lagi memiliki daya juang yang sama. Anda mulai gelisah dengan keadaan di kantor. Apa pasal?

Banyak alasan yang bisa membuat Anda merasakan hal-hal seperti itu. Misalnya, atasan yang tak bisa diajak kompromi, lingkungan yang tak lagi sehat, dan lain sebagainya. Lalu, apakah sudah saatnya Anda mencari “pelabuhan” lainnya?

Anda perlu mempertimbangkan banyak hal sebelum benar-benar memutuskan untuk mengundurkan diri. Dan, sebelum membuat keputusan final untuk mengundurkan diri, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan—berkaitan dengan kondisi kantor.

Berikut adalah 5 gejala yang terjadi di kantor yang bisa menjadi penguat untuk mengundurkan diri.

Tak puas dengan pekerjaan

Pernahkah Anda merasakan bahwa pekerjaan Anda tak memuaskan? Entah dari load pekerjaannya, minimnya apresiasi dari perusahaan akan segala kontribusi Anda selama ini, atau jenis pekerjaannya yang tak sesuai dengan minat Anda. Ketika Anda tak lagi merasakan kepuasan dalam bekerja, Anda tak lagi memiliki semangat untuk memberikan yang terbaik. Dengan kata lain, performa Anda akan biasa-biasa saja atau bahkan kurang. Jika sudah begini, secara tidak sadar Anda sudah masuk ke sistem kerja yang tidak sehat.

Segera kenali gejala-gejala ketidakpuasan ini dan segera ambil langkah. Rasanya tak bijak jika Anda tetapi bertahan di perusahaan ini sementara “hati” Anda tak lagi berada di sana.

Tak ada kesempatan belajar

Ketika Anda bekerja di sebuah perusahaan, yang bertanggung jawab akan karier Anda adalah Anda sendiri. Oleh karena itu, Anda harus terus berusaha untuk terus belajar dan mendapatkan wawasan baru sebagai bagian dari pengembangan diri. Hal ini sangat penting bagi kemajuan karier Anda. Oleh karena itu, Anda perlu memasang target, sampai sejauh mana harapan Anda terhadap sebuah perusahaan dalam hal pengembangan diri karyawannya.

Ketika Anda sudah berkontribusi begitu banyak, tetapi tidak mendapatkan pengembangan yang berarti, saatnya memutuskan untuk melangkah ke dunia yang baru. Waktu Anda terlalu berharga untuk dihabiskan di perusahaan yang membuat Anda “jalan di tempat”.

Tak sejalan dengan perusahaan

Tiap perusahaan pasti memiliki nilai, visi, dan misi. Yang membuat karyawan mau bekerja pada sebuah perusahaan adalah karena kesamaan nilai-nilai yang dianut tersebut. Nah, seiring berjalannya waktu, terkadang ada perusahaan yang tak lagi berpegang pada nilai-nilainya. Para pemimpin perusahaan mengambil keputusan yang tak sesuai dengan hati nurani Anda. Sarah Stoddard, pakar dari Glassdoor, menyatakan bahwa jika Anda terus-menerus tidak setuju dengan cara pemimpin menjalankan perusahaan, mungkin pekerjaan tersebut memang bukan untuk Anda.

Tak ada kenaikan gaji

Karier dan gaji seharusnya berjalan beriringan. Ketika Anda mendapatkan kenaikan pangkat, tetapi tidak mendapatkan kenaikan gaji yang sepadan, ada baiknya Anda mempertimbangkan untuk mencari perusahaan lain. Apalagi jika perusahaan terbukti “mengingkari” janjinya mengenai adanya kenaikan gaji bertahap atau kenaikan gaji karena evaluasi kerja yang baik.

Ada pula perusahaan yang pada praktiknya memberikan beban kerja yang lebih banyak kepada karyawannya dengan alasan “agar menguasai lebih banyak skill”. Cek kembali surat kontrak kerja untuk mengetahui batasan pekerjaan Anda. Jika Anda merasa semakin banyak beban yang diberikan, tetapi tidak sepadan dengan gaji yang Anda dapatkan, sebaiknya segera mencari kantor baru.

Tak bisa bertumbuh

Pada masa-masa awal berkarier di sebuah perusahaan, Anda akan belajar banyak mengenai pekerjaan Anda di sana. Namun, seiring berjalannya waktu, Anda merasakan semakin sedikit ilmu baru yang bisa dipelajari. Karier pun sudah mentok, entah karena tak ada jenjang karier yang jelas atau minimnya pelatihan dari perusahaan.

Anda bisa membuat target sendiri. Dalam kurun waktu 2-3 tahun setidaknya ada kenaikan grade/pangkat/jabatan. Ketika jabatan Anda sudah di level menegah ke atas, biasanya jenjang karier akan berjalan lebih lambat, kira-kira 5 tahun ke atas. Tentukan target Anda. Jika target Anda tidak sesuai dengan pace perusahaan, ada baiknya Anda mempertimbangkan untuk beralih ke perusahaan lain.

Penulis: Krista Rai

Foto: Shutterstock

Follow Instagram @etalaseserpong