5 Tips Membuat Ruangan Terlihat lebih Luas

50

Semakin hari, ukuran rumah semakin mini. Dahulu, mungkin masih banyak yang bisa membeli rumah berukuran di atas 100 meter dengan harga bersahabat. Namun, sekarang, harga rumah semakin tinggi. Ukurannya pun semakin sempit. Dalam kondisi seperti ini, kita harus semakin lihai menata rumah agar tidak terkesan penuh.

Untuk bisa menata rumah mungil, memang ada trik-trik khusus. Berikut kami paparkan tiga tips yang disarikan dari Dekoruma.com.

Gunakan furnitur multifungsi

Tak dapat dipungkiri, kebutuhan akan banyak furnitur memang sangat tinggi. Apalagi jika kita memiliki anggota keluarga yang banyak. Jika memang Anda memiliki banyak barang, ada baiknya mulai mempertimbangkan membeli furnitur multifungsi. Misalnya, meja makan yang bagian bawahnya ada laci untuk menyimpan piring dan lain-lain, sofa yang merangkap tempat tidur, meja kerja yang merangkap meja tamu, lemari pakaian yang sekaligus meja rias, atau tempat tidur yang bisa dilipat dan dialihfungsikan sebagai meja kerja.

Harga furnitur multifungsi memang sedikit lebih mahal. Namun, fungsinya yang banyak akan sangat membantu Anda dalam menata rumah mungil. Jadi, Anda tak akan pusing lagi melihat begitu banyak perabotan memenuhi ruangan.

Hal inilah yang dilakukan oleh Indah, warga Serpong Natura. Dengan ukuran rumah 54 meter persegi, Indah merasa perlu selektif memilih perabotan agar rumahnya tak terkesan penuh. “Untuk kamar, saya sengaja membeli dipan yang ada lacinya. Saya menyimpan seprai, selimut, bantal, dan lain-lain di sana. Jadi, saya tak perlu membeli lemari pakaian berukuran besar untuk menampung semua itu. Dengan ukuran kamar 3 x 4, saya bisa membuat kamar saya terasa lebih lega karena hanya ada tempat tidur, lemari pakaian, dan meja rias.”

Hilangkan pintu dan tembok

Sekat, tembok, dan pintu akan memberikan kesan sempit—jika terlalu banyak. Jadi, hilangkan beberapa tembok dan pintu yang tak penting. Biarkan area ruang makan dan ruang tamu “bersenggolan”. Anda hanya perlu memberikan pemisah di antara dua ruang itu dengan meletakkan sofa, lemari buku, atau lampu baca.

Untuk membuat ruangan tampak lebih “hidup”, Anda bisa menambahkan aksesori atau pajangan pada beberapa perabotan.

Pengaturan tata letak furnitur

Pada umumnya, orang senang menata furnitur rapat dengan tembok. Tujuannya, agar terlihat luas dan masih tersisa sedikit area lapang di bagian tengah. Padahal, pandangan ini tak selamanya aplikatif.

Ruangan akan terlihat lebih manis jika kita menatanya secara berkelompok. Misalnya, satu area sebagai ruang tamu. Anda bisa menata sofa di bagian kiri ruangan melingkari meja tamu. Tambahkan lampu baca sebagai pemanis.

Letakkan cermin

Refleksi dari cermin akan membantu ruangan tampak lebih luas. Anda bisa meletakkan cermin di beberapa bagian rumah yang Anda rasa butuh “di-upgrade”. Biasanya, di ruang tamu dan ruang makan. Perhatikan juga bentuk bingkainya. Pilih bingkai dengan motif yang simple dan tidak terlalu banyak lekukan untuk memberikan kesan clean dan minimalis.

Jendela dan tirai besar

Ruangan yang sempit sebaiknya diimbangi dengan jendela-jendela besar. Pilih jendela berbentuk persegi panjang atau persegi dengan panjang atau luas nyaris setengah dari luas satu sisi dinding. Pilih desain jendela yang simple. Anda bisa menambahkan teralis bermotif simple juga untuk menghindari kesan ramai dan “penuh”.

Selain itu, pemilihan tirai juga sangat penting. Pilihlah tirai berukuran besar, yang mencakup nyaris setinggi tembok rumah Anda. Jangan memilih motif tirai yang terlalu besar atau yang warnanya terlalu tua. Sebaliknya, pilih warna-warna pastel atau cerah agar rumah Anda telihat lebih terang dan luas.

Penulis: Krista Rai

Foto: MikesPhotos/Pixabay

Follow Instagram @etalaseserpong