6 Tips Memulai Bisnis Online

78

Dengan kemudahan teknologi seperti sekarang ini, segala hal bisa dilakukan dengan lebih mudah. Termasuk berbisnis. Sekarang ini, Anda tak melulu harus memiliki sebuah toko atau kantor untuk menjalankan bisnis. Khususnya jika Anda ingin menjual barang. Cukup modal gadget, koneksi internet yang kencang, dan tekad yang kuat.

Namun, beberapa orang sudah memiliki tiga hal di atas, tetapi mungkin masih ragu memulai bisnisnya. Rico (41) mengisahkan kebingungannya untuk memulai langkah pertama. “Saya tetap bingung, harus mulai dari mana. Langkah pertama apa yang harus saya lakukan?”

Hal yang dirasakan Rico di atas pasti diamini banyak orang di luar sana. Tenang, Anda tidak sendiri. Sebagai permulaan, Anda bisa mengikuti tips-tips berikut agar semakin yakin untuk mengambil langkah pertama menjalankan bisnis online Anda!

  1. Lakukan riset kecil

Ide untuk berbisnis bisa datang dari mana saja. Anda bisa membuka marketplace. Di sana, Anda akan menemukan ribuan bahkan jutaan produk yang dijual dengan harga yang beragam. Hal yang paling awal yang harus Anda lakukan adalah mencari perilaku pasar. Apa yang sedang banyak/selalu dicari orang? Bagaimana prospeknya? Berapa harga yang tepat?

Berbisnis produk maupun jasa tak melulu tentang harga. Ada banyak, kok, pelanggan yang setia dengan satu toko karena mereka puas dengan pelayanan yang diberikan. Jadi, sebaiknya Anda tak mengambil pusing perihal “perang harga” yang terjadi di market place.

Pelajari betul sampai Anda menemukan jasa/produk apa yang bisa Anda sediakan sesuai permintaan pasar tersebut. Kemudian, hitung modal hingga biaya produksi (jika ada). Garap dengan serius perihal pelayanan. Misalnya, Anda menawarkan kecepatan kirim, pengemasan yang aman, dan lain sebagainya. Ingatlah, jika pelanggan puas dengan pelayanan Anda, mereka tak akan lagi mempermasalahkan selisih harga yang tak seberapa dan akan selalu kembali kepada Anda ketika membutuhkan produk/jasa Anda.

  1. Tentukan kategori bisnis

Apa, sih, yang ingin Anda jual? Apakah Anda ingin menjual kebutuhan pokok sehari-hari atau barang-barang khusus yang pasarnya niche? Semuanya kembali kepada Anda. Ada yang menginginkan perputaran uang yang cepat dengan menjual barang kebutuhan pokok. Ada pula yang sudah memiliki target untuk menarik kalangan tertentu dengan menjual produk-produk khusus.

Perhitungkan semuanya sesuai kemampuan Anda. Jangan sampai semangat Anda kendur di awal karena sudah mengalami kesulitan-kesulitan akibat pemilihan produk yang kurang tepat. Jika Anda yakin bahwa Anda sudah memiliki target kalangan yang ingin disasar, teruskanlah rencana Anda dengan percaya diri.

  1. Mencari supplier atau menjadi dropshipper?

Ingin berjualan produk, tetapi belum sanggup memproduksi sendiri? Anda bisa mencari supplier. Banyak penjual di marketplace yang menawarkan kerja sama re-selling. Jika Anda melakukan ini, Anda akan menghemat banyak modal karena tidak mengeluarkan biaya produksi. Walau begitu, sejumlah modal tetap harus disiapkan di awal untuk membeli barang dari supplier yang biasanya pembeliannya harus dilakukan dalam partai besar. Setelah itu, Anda bisa menjual kembali produk tersebut dengan harga yang sudah disesuaikan.

Cara lainnya, yaitu menjadi dropshipper. Jika Anda memilih cara ini, pada dasarnya Anda tidak perlu menyetok barang. Anda menjual produk yang dijual oleh supplier Anda. Anda pun tak perlu melakukan pengiriman karena semuanya akan diurus oleh supplier Anda. Supplier akan mengirimkan barang ke pemesan menggunakan nama Anda. Selisih harga yang dijual supplier dengan harga yang Anda tawarkan ke pemesanlah yang akan menjadi pemasukan Anda.

  1. Buat akun bisnis di media sosial

Jika Anda termasuk pengguna media sosial, Anda bisa memanfaatkan teknologi ini untuk menyebarluaskan info tentang keberadaan produk Anda. Sebaiknya Anda memisahkan akun pribadi dengan akun bisnis agar para follower Anda merasa nyaman. Jika Anda membuat akun khusus bisnis, tentunya follower Anda adalah orang-orang yang memang tertarik dengan produk yang Anda jual.

  1. Maintain media sosial secara profesional

Setelah akun berhasil dibuat, buatlah jadwal posting harian. Kunci utama dari berjualan di media sosial adalah konsisten. Teruslah menyebarkan info tentang kebaikan produk Anda, kelebihannya, penawaran-penawaran menarik, dan lain sebagainya. Usahakan untuk terus memperbarui informasi dan foto tiap harinya. Dengan begini, awareness follower Anda akan meningkat dan mereka akan tertarik untuk membeli produk Anda.

  1. Lakukan inovasi secara berkala

Sudah mendapatkan pembeli ke-100, lalu apa yang Anda lakukan selanjutnya? Singkirkan rasa puas hati dan mulai pikirkan ide-ide baru yang kira-kira akan membuat produk Anda terlihat semakin menarik. Kembangkan ide-ide kreatif agar Anda tak hanya mendapatkan pembeli ke-101, tetapi juga pembeli ke-1–100 tergoda untuk melakukan pembelian kembali.

Kunci utama bisnis yang berkembang adalah inovasi yang berkesinambungan. Jeli melihat perubahan pasar dan cepat tanggap melakukan update dan upgrade.

Jadi, bagaimana, ternyata memulai bisnis online tak terlalu menakutkan, kan? Yuk, mulai sekarang juga!

Penulis: Krista Rai

Foto: BizkettE1/Freepik

Follow Instagram @etalaseserpong