Begini Cara Mendapatkan Uang Tambahan Saat Kuliah di Luar Negeri

35

Bagi kamu yang berangkat kuliah dengan biaya pas-pasan, mengakali agar uang saku untuk satu bulan tentu sangat menantang. Terkadang, keinginan untuk punya uang saku lebih banyak pun terbit. Satu-satunya cara, yaitu kamu mencari uang tambahan.

Ada beberapa cara untuk mendapatkan uang tambahan selama kuliah. Kamu bisa mengikuti beberapa tips berikut.

Bekerja sebagai pramusaji/penjaga toko

Ini adalah salah satu pekerjaan yang populer di kalangan mahasiswa lokal ataupun asing. Honornya cukup untuk membiayai hidupmu karena kamu akan dibayar per jam. Di beberapa negara, ada ketentuan tentang jam kerja mahasiswa, yaitu sekitar 20 jam per hari. Jika satu jam kamu dibayar 3 dollar dan kamu bekerja sekitar 6 jam per hari, dalam seminggu kamu bisa mengumpulkan sekitar 75 dollar. Lumayan banget, kan?

Pengasuh bayi dan anak kecil

Jika kamu menyukai anak kecil, kamu bisa mengisi waktu luangmu dengan menjaga anak kecil. Di luar negeri, banyak keluarga yang tak memiliki asisten rumah tangga. Jadi, jika orang tua perlu keluar rumah sebentar, mereka membayar jasa pengasuh anak. Pekerjaan ini pun biasanya dibayar per jam. Semakin banyak kenalanmu, semakin banyak anak yang bisa kamu asuh!

Menjadi dog walker

Pencinta anjing? Pekerjaan ini pasti akan cocok untukmu! Di beberapa negara, khususnya Eropa dan Amerika, para pemilik hewan sangat memperhatikan kebutuhan anjing peliharaan mereka. Mengajak anjing berjalan-jalan adalah sebuah keharusan agar fisik mereka tetap fit dan kondisi mentalnya tetap bahagia.

Namun, tak semua pemilik hewan punya waktu untuk mengajak anjing mereka jalan-jalan. oleh karena itu, profesi dog walker pun muncul. Para dog walker ini biasanya tinggal di satu area dengan para pemilik anjing sehingga memudahkan mereka untuk menjemput anjing-anjing tersebut. Satu dog walker bisa saja membawa satu hingga sepuluh anjing, tergantung kecakapanmu dalam menangani anjing!

Bayaran menjadi dog walker juga cukup untuk menambah uang sakumu. Satu kali kedatangan, biasanya kamu akan dibayar sekitar 2–3 dollar. Bayangkan, jika kamu dipercaya membawa 5 ekor anjing dengan durasi 3 hari per minggu, kamu sudah mengantongi sekitar 30 dollar per minggu.

Menjadi pengajar bahasa asing

Beberapa negara menyertakan bahasa Indonesia sebagai bahasa asing yang mereka pelajari, misalnya Australia dan Korea Selatan. Nah, kamu bisa memanfaatkan momentum ini karena biasanya peminat bahasa Indonesia cukup banyak. Dengan begitu, kamu bisa menawarkan diri kepada para mahasiswa atau profesional untuk memberikan tutor bahasa Indonesia, mulai dari memberikan les bahasa atau sampai mengajarkan budaya dan nilai-nilai yang dianut orang Indonesia.

Bayaran menjadi guru les bahasa asing ternyata cukup menjanjikan, lho! Tari, mahasiswa HUFS (Hankuk University of Foreign Studies), yang juga warga BSD, sudah merasakannya. “Aku di sini ambil jurusan Bahasa Korea. Nah, di sini ada jurusan bahasa Indonesia untuk mahasiswa Korea. Aku akhirnya bantu mahasiswa yang sedang belahjar bahasa Indonesia untuk melatih kosakata dan memperlancar komunikasi. Di satu sisi, aku juga sembari belajar melancarkan kemampuan bahasa Koreaku. Menyenangkannya, dibayar pula! Satu sesi yang biasanya berkisar 1 ½ atau dua jam, aku dapat sekitar Rp300.000.”

Berbisnis online

Pada zaman sekarang. Pekerjaan tak semembosankan yang dulu. Jadi, kamu pun bisa bekerja sesuai minatmu. Misalnya, kamu punya minat untuk mengasah bakat bisnismu. Di awal, kamu bisa mulai berbisnis dengan cara menjadi reseller.

Setelah kamu sudah punya modal yang cukup, kamu bisa mulai memikirkan untuk memproduksi barang sendiri dan menjualnya secara online. Kamu bisa bebas memilih industri yang kamu sukai.

Penulis: Krista Rai

Foto: JComp/Freepik

Follow Instagram @Etalaseserpong.