Belajar dari Drakor The World of Married, Apa Sebenarnya Pemicu Utama Perselingkuhan?

31
Penyebab perselingkuhan bukan hanya karena kurang perhatian.

Jika kamu berpikir kemungkinan penyebab perselingkuhan adalah kurangnya komunikasi dan perhatian satu sama lain, sepertinya kamu salah besar. Kedua hal itu memang sangat penting di dalam bahtera rumah tangga. Namun, keduanya justru masih bisa diperbaiki kembali agar benih-benih cinta tetap ada.

Sepertinya tujuan dari mencari bibit-bebet-bobot sebelum menikah memang bukan hanya isapan jempol. Latar belakang keluarga memang mempengaruhi bagaimana masa depan seseorang ketika akhirnya menjalani kehidupan rumah tangga. Lika-liku kehidupan di masa muda pada akhirnya akan membentuk pola pikir serta cara seseorang mengambil keputusan dala menghadapi sebuah masalah. Untuk itu, berhati-hati lah ketika kamu mencari pasangan hidup.

Mengutip dari asiaone.com, banyak hal seputar perselingkuhan yang bisa dipelajari dari drama Korea yang sedang hits berjudul “The World of The Married”. Hubungan pernikahan memang sesuatu yang kompleks. Itu lah sebabnya membutuhkan sumpah yang sakral agar sepasang suami istri selalu setia. Kenyataannya ada banyak hal yang tidak disangka-sangka justru menjadi penyebab utama terjadinya perselingkuhan. Apa saja ya?

Mengalami krisis identitas

Ketika seseorang mengalami krisis identitas, dia cenderung selalu menyalahkan kondisinya kepada orang lain termasuk pasangannya. Mereka tidak bisa menerima kenyataan bahwa pasangannya jauh lebih baik dari segi fisik maupun karier. Bukannya berusaha memperbaiki diri, orang seperti ini malah akan mencari pelampiasan yaitu seseorang yang jauh lebih biasa saja dibandingkan dengan pasangannya. Mereka akan merasa aman karena “selingkuhan” tersebut dianggap tidak akan melampaui dirinya.

Ego yang masih tinggi setelah menikah

Mengarungi bahtera rumah tangga merupakan sebuah perjalanan panjang yang penuh kerikil kehidupan. Diperlukan adaptasi serta kesabaran yang tinggi di antara suami istri agar tetap kokoh menjalani janji pernikahan. Untuk itu sikap egois beresiko menimbulkan keinginan untuk selingkuh. Jika pasangan yang egois tidak mendapatkan keinginannya, bisa jadi ia malah mencari hal tersebut pada diri orang lain alias selingkuh.

 Didukung oleh teman-teman terdekat

Pilih lah lingkaran pertemanan yang baik, jujur, dan saling mendukung ketika sudah menikah. Karena seringkali perselingkuhan terjadi karena adanya dukungan sosial. Seseorang bisa merasa percaya diri karena temannya mendukung keputusan untuk “mencari selingkuhan” daripada menyarankan untuk memperbaiki hubungan pernikahan yang sudah terjalin.

Peristiwa traumatis di masa lalu

Menjadi orangtua adalah sebuah tanggung jawab besar. Ada banyak sekali godaan untuk berselingkuh hanya karena masalah sepele. Seorang anak yang tumbuh dengan menyaksikan orangtuanya berselingkuh memiliki kecenderungan yang sama ketika tumbuh dewasa. Bijaklah ketika menjadi orangtua maupun pasangan karena bagaimana pun juga perselingkuhan berdampak besar bagi orang-orang sekitar terutama kondisi psikologis anak.

 

Penulis: Maria Theresia

Foto ilustrasi: Instagram/@theworld.ofthemarried

Follow Instagram @etalaseserpong