Cara Menata Rumah Agar Ramah Anak

178

Memiliki anak usia dini perlu strategi khusus untuk membuat rumah menjadi area yang nyaman baginya. Rasa ingin tahunya yang tinggi membuatnya bergerak ke segala penjuru rumah. Anda harus membuat rumah menjadi ramah anak sehingga si kecil bisa memuaskan coriousity-nya dengan maksimal!

Tentunya ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan agar si kecil tetap aman “berkeliaran” di rumah. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan.

Memasang pagar pada tangga

Bagi orang Indonesia, memasang pagar pembatas di tangga memang tak awam. Namun, alat ini sangatlah penting bagi rumah-rumah bertingkat. Si kecil, yang sudah bisa merangkak dan berjalan belum mengetahui bahaya yang mengintainya ketika dia menuruni atau menaiki tangga sendirian. Andalah yang harus mengantisipasinya!

Pagar ini biasanya memiliki security lock yang hanya bisa dibuka-tutup oleh orang dewasa. Pilih pengaman yang agak tinggi sehingga bisa digunakan sampai anak berusia lebih besar.

Rani, warga Giri Loka, merupakan salah satu yang menggunakan pagar pengaman ini. “Saya pasang pagar untuk tangga sejak anak pertama. Selain sebagai pengaman, dengan pagar ini, saya bisa ajari anak kalau ada teritori yang tidak boleh dia langgar karena berbahaya.”

Memasang pengaman segi

Ujung-ujung perabotan rumah tangga bisa jadi sangat tajam dan berbahaya bagi anak. Amankan setiap sudut tajam yang ada di rumah, misalnya meja, kursi, lemari, dan lain sebagainya menggunakan pengaman khusus. Jadi, si kecil bisa tetap beraktivitas tanpa khawatir cedera.

Menggunakan lantai antislip

Jika memungkinkan, Anda bisa memasang lantai antislip di kamar anak dan beberapa bagian rumah yang biasa menjadi tempat main anak. Lantai ini sangat aman bagi anak yang sedang banyak bergerak, tetapi tak membuat anak terjatuh atau terpeleset.

Gunakan penutup stop kontak

Stop kontak, khususnya yang terletak di bagian bawah dinding, bisa menjadi benda asing yang menarik bagi anak. Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, Anda perlu mengamankan stop kontak dengan menutupnya. Anda bisa menemukan tutup stop kontak di toko-toko perkakas atau toko yang menjual alat kelistrikan.

Amankan benda tajam

Benda-benda, seperti gunting dan pisau bukanlah mainan anak. Oleh karena itu, pastikan benda-benda ini tersimpan di lemari berkunci atau diletakkan di tempat yang cukup tinggi sehingga tidak bisa diraih oleh anak.

Gunakan matras rendah

Keluarga dengan anak kecil sebaginya menggunakan matras tanpa dipan. Hal ini untuk mengurasi risiko cedera akibat terjatuh dari tempat tidur. Hindari meninggalkan bayi sendirian di atas tempat tidur tanpa pengawasan.

 

Penulis: Krista Rai

Foto: Jcomp/Freepik

Follow IG: @etalaseserpong