Fakta tentang Dunia Kampus yang Harus Kamu Ketahui

57

Gerbang menuju dunia kampus sudah di depan mata! Tak lama lagi kamu akan resmi menjadi mahasiswa. Excited? Tentu saja! Tapi, ada baiknya kamu mulai mencari bayangan tentang kehidupan kampus agar tak mengalami culture shock.

Yuk, cermati beberapa fakta berikut tentang dunia kampus dan persiapkan dirimu untuk melebur bersama mahasiswa baru lainnya!

Semua dikerjakan sendiri

Perbedaan antara dunia sekolah dan kampus memang cukup signifikan. Sekolah merupakan tempat di mana kamu akan merasakan kenyamanan, mulai dari guru-gurunya yang begitu “ngemong” yang akan membantumu di saat kesulitan; teman-teman yang seru dan kompak, serta jam belajar yang tidak terlalu lama.

Sebaliknya, dunia kampus terasa lebih “dewasa” dan “dingin”, seperti deretan bangunan tinggi nan kaku yang ada di dalam kompleks universitas. Jangan kaget jika para dosen menyampaikan materi kuliah dengan pace yang cukup cepat dan kamu akan diminta untuk menyesuaikan diri dengan cepat. Beberapa topik pembahasan bisa selesai dibahas dalam waktu singkat—beberapa dosen bahkan meminta mahasiswanya untuk belajar sendiri dan aktif mencari bahan dari sumber lainnya.

Gaya berteman di kampus juga sedikit berbeda dengan di sekolah karena di kampus prioritasmu adalah mengejar tugas. Jadi, aka nada saatnya kamu terpisah dengan teman-teman dan masing-masing sibuk dengan tugas. Belum lagi jadwal kuliah yang bisa tersebar sepanjang hari dan waktu pengerjaan tugas yang memerlukan waktu lebih lama.

Banyak proyek pribadi maupun kelompok

Jika kamu pernah mengeluhkan banyaknya PR yang diberikan gurumu ketika SMA, di kampus, keluhan itu akan terasa “remeh-temeh”. Kuliah menjadi masa kamu akan menghadapi tugas yang bertubi-tubi. Kamu akan “dibentuk” untuk menjadi pribadi yang memang siap terjun ke dunia kerja dengan berlatih mengerjakan tugas yang jumlahnya cukup banyak dengan tenggat yang sebentar.

Perlunya mengasah skill

Menjadi anak kuliahan berarti saatnya mulai berpikir tentang skill yang harus kita kembangkan sebagai bekal terjun ke dunia kerja nantinya. Kampus menyediakan banyak wadah untuk kamu mengasah skill, mulai dari skill jurnalistik, skill teater, skill berorganisasi, dan lain sebagainya. Manfaatkan kesempatan ini agar ketika kamu lulus nanti, kamu sudah punya bayangan tentang dunia kerja.

Cari kerjaan paruh waktu

Kuliah sambil bekerja masih diminati banyak mahasiswa. Pada usia ini, anak biasanya sudah memasuki usia dewasa muda. Pola pikir sudah lebih matang dan mulailah muncul keinginan untuk mengasah diri. Salah satu caranya dengan bekerja paruh waktu, entah itu di kampus maupun di tempat lain. Dari sini, kamu bisa mengaplikasikan ilmu yang kamu dapatkan selama di kampus. Sisi positifnya, yaitu ketika kamu lulus, kamu sudah punya pengalaman kerja!

Wajib berelasi baik dengan kakak angkatan

Dunia kampus adalah dunia yang luas sekali. Oleh karena itu, kamu harus bisa memanfaatkan momentum ini. Kebanyakan anak kampus punya relasi yang baik dengan teman-temannya, apalagi kakak-adik angkatan mereka. Relasi ini sangat dibutuhkan karena kekompakan yang terjadi dalam satu almamater akan memudahkanmu di kemudian hari. Kakak angkatan, khususnya, bisa menjadi gerbang, sumber informasi mengenai lowongan-lowongan pekerjaan. Berelasi baik dengan kakak angkatan akan memudahkanmu dalam mencari kerja—apalagi pekerjaan pertama.

Hal inilah yang dilakukan oleh Jolie, mahasiswa Prasetiya Mulya BSD City. Jolie suka bergaul dengan kakak angkatan karena banyak ilmu yang bisa dia dapatkan. “Kakak angkatan ini biasanya sangat membantu kita dalam banyak. Mulai dari menjelaskan materi yang kita belum pahami sampai jadi seperti agen lowongan kerja!” ujarnya terkekeh.

Jadi, bersiaplah menebar senyum dan menyapa ke semua kalangan tanpa terkecuali!

Penulis: Krista Rai

Foto: Freepik

Follow Instagam @etalaseserpong