Hal yang Harus Kamu Persiapkan untuk Masuk ke Dunia Kerja

191

Wawasan yang banyak akan memudahkanmu mengambil langkah besar di masa depan. Khususnya untuk kariermu nanti selepas dari universitas. Masa-masa kuliah, bagi beberapa mahasiswa, menjadi masa yang paling menyenangkan karena inilah masa kamu menikmati kebebasanmu sebagai seorang manusia dewasa! Namun, jangan terlarut dalam kenikmatan kebebasan itu, kamu masih punya misi yang harus dicapai: mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja!

Ada beberapa hal yang harus kamu siapkan sejak dini, agar langkah awalmu menuju dunia kerja mulus seperti jalan tol. Berikut beberapa di antaranya.

IPK

Bagi fresh graduate, IPK adalah senjata utama mereka untuk mencari kerja. Karena kamu belum memiliki pengalaman kerja, salah satu faktor penentu resume-mu akan dilanjutkan atau tidak, yaitu dari IPK. Jadi, jangan pernah anggap enteng tiap mata kuliah. Berikan yang terbaik versimu agar kamu meraih IPK yang baik.

Beberapa perusahaan memberikan batasan minimal IPK, yaitu 3.00. Beberapa perusahaan BUMN bahkan menuntut standar yang lebih tinggi. Semakin tinggi IPKmu, kesempatanmu untuk dilirik oleh lebih banyak perusahaan semakin besar!

Kemampuan bahasa Inggris

Saat ini, kemampuan bahasa Inggris seperti sebuah keharusan. Banyak perusahaan bahkan yang meminta nilai TOEFL atau IELTS sebagai salah satu persyaratan rekrutmennya. Jika kamu masih lemah dalam hal bahasa asing, mulailah mengambil kelas-kelas profesional, misalnya kelas percakapan bisnis, menulis bisnis, dan lain sebagainya.

Pengalaman magang

Walau fresh graduate, bukan berarti kamu harus pasrah tidak memiliki pengalaman kerja sama sekali. Ada banyak peluang untuk melakukan kerja magang. Jika kampusmu tidak punya program magang, kamu bisa melakukan magang sendiri di sela-sela kesibukan menulis skripsi. Dijamin, pengalaman magang ini akan menjadi pertimbangan sendiri bagi perusahaan.

Pengalaman berorganisasi

Apa gunanya IPK tinggi jika kamu kurang bisa bersosialisasi apalagi berinteraksi dalam komunitas yang besar? Skill ini akan sangat membantumu beradaptasi di kantor baru nantinya, yang penuh dengan dinamika.

Perusahaan menyukai mahasiswa yang aktif berorganisasi, di samping punya intelektualitas yang tinggi. Mahasiswa yang aktif di organisasi dianggap memiliki skill komunikasi dan kerja sama yang lebih baik yang akan sangat membantunya berkoordinasi dengan rekan kerja.

Farah, mahasiswa Binus yang tinggal di Nusa Loka, termasuk yang paling gemar berorganisasi. Baginya, berorganisasi memberikannya banyak pengalaman. “Aku suka ketemu orang, bekerja sama, dan menyusun strategi bersama. Kondisi ini sepertinya mirip dengan dunia kerja, ya. Harapanku sih nanti ketika masuk ke dunia kerja yang sebenarnya, aku sudah tidak terlalu canggung,” ujarnya.

Sertifikat seminar/pelatihan

Menjadi mahasiswa harus aktif! Selain mencari kesibukan di organisasi dan pengalaman di dunia magang, kamu harus jeli menyambut kesempatan saat ada pelatihan dan seminar di kampus. Jangan ragu untuk mengikutinya, apalagi jika berkaitan dengan studi yang sedang kamu dalami. Sertifikat pelatihan dan seminar inilah nanti yang akan membantumu untuk “berjualan” di depan perusahaan.

Yuk, mulai persiapkan perjalananmu menuju dunia kerja dari sekarang!

Penulis: Krista Rai

Foto: Drobotdean/Freepik

Follow IG: @etalaseserpong