Ibu Hamil Wajib Waspada Gejala Preeklampsia

81
Waspada gejala preeklampsia.

Preeklampsia merupakan salah satu penyakit yang hanya akan terjadi dalam kondisi hamil. Kondisi ini cukup mengkhawatirkan karena dapat menyebabkan kompikasi kehamilan serius seperti kerusakan para organ vital sampai malformasi pada bayi yang belum lahir. Preeklampsia disebabkan oleh kenaikan tekanan darah secara drastis atau terdapat kandungan protein pada urin. Gejalanya berupa kelelahan, mual, sesak napas, dan mudah mengalami memar.

Mengutip dari mayoclinic.org, preeklampsia umumnya terjadi pada kehamilan pertama. Biasanya penyakit ini menyerang ibu yang memang sebelumnya mengidap hipertensi. Namun, preeklampsia juga bisa terjadi pada ibu yang sudah melahirkan banyak anak. Bagaimana cara pencegahan dan mengobati kondisi preeklampsia? Simak ulasan berikut ini.

Prioritaskan istirahat

Karena preeklampsia berbahaya bagi janin, sebaiknya ibu lebih banyak istirahat saja di rumah. Ibu hamil yang memiliki riwayat preeklampsia baru boleh melakukan olahraga ringan setelah kandungan dianggap kuat oleh dokter.

Minum suplemen yang mengandung antioksidan

Kadar vitamin C dan E di dalam tubuh seorang ibu hamil yang mengidap preeklampsia sangat rendah. Tak heran dokter akan menyarankan untuk rutin konsumsi suplemen yang mengandung vitamin C dan E atau antioksidan tinggi. Selain untuk mengurangi gejala preeklampsia, suplemen yang mengandung antioksidan juga bagus untuk perkembangan janin.

Jangan malas check up

Nah ini dia penyakit ibu hamil apalagi kalau sudah punya beberapa anak. Biasanya akan semakin malas untuk check up karena menganggap diri sendiri sudah berpengalaman. Baik ibu dengan kehamilan normal atau memiliki riwayat preeklampsia wajib untuk rutin cek kandungan sesuai waktu yang telah ditentukan oleh dokter. Dengan begitu, dokter bisa mengantisipasi jika ternyata ada sesuatu selama proses kehamilan.

Kurangi konsumsi garam

Makanan yang gurih dan asin bisa memicu preeklampsia pada ibu hamil karena meningkatkan tekanan darah. Untuk itu sebaiknya kurangi kadar garam pada masakan selama proses kehamilan.

 

Foto ilustrasi: Pixabay.com/Free-Photos

Follow Instagram @etalaseserpong