Ingin Mata Sehat, Ikuti Langkah-langkah Berikut!

59

Menjaga kesehatan mata, dalam era digital sekarang ini, mungkin menjadi tantangan tersendiri. Khususnya anak-anak yang sudah terpapar gadget di usia yang sangat dini. Padahal, mata merupakan organ terpenting manusia dan kesehatannya sangat memengaruhi aktivitas kita.

Beberapa gangguan penglihatan, seperti rabun jauh, rabun dekat, rabun senja, astigmatisme, mata silinder bisa terjadi pada siapa saja. Beberapa di antaranya muncul disebabkan gaya hidup yang kurang sehat utnuk jangka waktu yang cukup lama.

Nah, jika Anda—atau anak Anda—hingga kini masih memiliki mata yang sehat, ada baiknya melakukan tindakan preventif dengan mengetahui beberapa langkah yang bisa Anda lakukan tiap hari untuk menjaga kesehatan mata.

Berikut kami jabarkan beberapa langkah, mengutip dari situs web Alodokter.

 Batasi penggunaan layar elektronik

Aktivitas yang menjadi populer belakangan ini, yaitu tren menatap layar ponsel atau komputer dalam waktu yang lama. Jika Anda menatap layar terlalu lama, mata Anda akan mengalami kelelahan. Gejala yang menyertainya, yaitu sakit kepala, nyeri leher, sakit pada bahu dan punggung, mata kering dan tegang, kesulitan fokus menatap kejauhan, dan pandangan menjadi kabur.

Biasakan untuk mengistirahatkan mata Anda per 20 menit dengan mengalihkan pandangan sejauh 6 meter selama 20 detik. Jika mata Anda terasa kering, seringlah mengedipkan mata.

Hindari merokok

Merokok ternyata memengaruhi kesehatan mata. Merokok meningkatkan risiko penyakit katarak, degenerasi makula, dan kerusakan saraf optik yang menyebabkan kerusakan retina dan kebutaan.

Tidak menggunakan make up lama

Bagi perempuan, perhatikanlah kondisi make up Anda. Atas dasar menghemat, Anda masih menggunakan make up yang berusia lama atau bahkan yang sudah kedaluarsa. Idealnya, gunakan make up dalam jangka waktu 3 bulan setelah dibuka. Perhatikan tekstur make up yang berbentuk cair atau krim. Segera buang ketika sudah berubah tekstur atau mulai mengering. Hindari untuk meminjamkan make up kepada orang lain, khususnya make up yang digunakan di area seputaran mata. Hindari make up masuk ke dalam mata. Jika make up masuk ke dalam mata, langsung cuci dengan air mengalir. Segera berikan obat tetes mata ketika muncul kemerahan pada mata.

Pastikan selalu menghapus make up sampai benar-benar bersih sebelum Anda berangkat tidur.

Konsumsi makanan bergizi

Beberapa zat yang mendukung kesehatan mata, yaitu vitamin A, C, E, zinc, lutein, selenium, dan asam lemak omega 3. Nutrisi tersebut akan membantu tubuh menangkal beberapa masalah mata terkait usia, misalnya katarak dan degenerasi makula. Anda bisa mendapatkan nutrisi tersebut pada sayuran hijau, salmon, tuna, telur, kacang-kacangan, dan jeruk.

Cek mata rutin

Segera periksakan mata Anda jika mengalami gangguan penglihatan. Untuk anak yang lebih kecil yang sudah sering terpapar layar elektronik, ada baiknya periksakan sejak dini untuk mengetahui kondisi matanya.

Hal itu yang dilakukan oleh Ainun, Ibunda dari Adeeva, warga Ciater. Ainun menyadari anaknya memiliki masalah pada mata ketika melihatnya sering berperilaku tak wajar. “Saya awalnya ngga sadar. Apalagi Ade belum bisa baca karena usianya masih 3 tahun. Jadi, saya nggak begitu ‘ngeh’. Sampai suatu hari saya lihat Ade berusaha melihat gambar dengan jarak sangat dekat. Hidungnya sampai menempel ke gambar itu.”

Ainun segera memeriksakan kondisi mata anaknya di klinik mata ternama di Jakarta. Setelah melewati beberapa pemeriksaan, baru terungkap jika Adeeva mengalami rabun jauh minus 7 dan diwajibkan memakai kacamata. “Kasus Ade ini sepertinya lebih kepada kelainan genetik. Tapi, saya nggak mau ambil risiko jadi saya juga batasi aktivitas screen-nya,” tutupnya.

Penulis: Krista Rai

Foto: Freepik

Follow Instagram @etalaseserpong