Ini Fakta Unik tentang Film Lion King yang Sukses Besar di Seluruh Dunia!

27

Disney sedang berada di atas angin berkat perilisan beberapa film box office, yaitu Captain Marvel, The Avengers, dan yang terakhir The Lion King. Film yang terakhir ini merupakan remake dari animasi populer milik Disney yang rilis pada 1994.

Ide remake Lion King sudah muncul sejak 2016 ketika Disney mendulang sukses untuk film remake The Jungle Book (2016). Jon Favreau ditunjuk sebagai sutradara setelah membuktikan kebolehannya dalam The Jungle Book.

Lion King 2019 ini merupakan film yang sama dengan versi 2 dimensinya. Jadi, Anda yang pernah menonton versi lamanya tak akan mendapatkan banyak kejutan baru. Namun, ada beberapa hal baru yang membuat film ini terasa “segar”. Terbukti, penggemar film ini justru membludak dan dalam waktu singkat Disney berhasil mencetak pendapatan hingga 1 milyar dollar AS. Pendapatan ini belum termasuk negara Jepang dan Italia yang baru akan “kebagian” film ini pada Agustus ini.

Nah, di balik kesuksesan sebuah film, tentu ada kisah-kisah menarik di dalamnya. Berikut kami bagikan beberapa fakta menarik yang bisa memperluas pengetahuan Anda tentang film ini.

Full animasi komputer

Film ini memang menyuguhkan penampian hewan-hewan real, seperti singa, meerkat, hyena, babon, dan lain sebagainya. Banyak yang menjuluki ini merupakan film live action, yang melibatkan hewan sungguhan. Kenyataannya, film ini 100 persen hasil karya animasi komputer. Tak ada satu hewan pun yang dilibatkan dalam pembuatan film ini.

Pumba yang tak bisa bernyanyi

Pengisi suara Pumba, Seth Rogen, memang bukanlah seorang penyanyi. Ketika mendapatkan peran Pumba, Seth Rogen harus berusaha ekstra keras untuk bisa “menyamai” skill bernyanyi pengisi suara lainnya. Menurut situs web IMDB, Seth Rogen menyatakan bahwa dia diberikan pelatih vokal pribadi untuk melatih suaranya. “Pharell Williams was literally banging his head against a wall trying to extract a good note out of me!” ujarnya.

Warna mata bayi simba

Jika diperhatikan dengan saksama, ada perbedaan mencolok pada warna mata bayi Simba di film terbaru ini. Pada versi 1994, mata Simba digambarkan berwarna cokelat. Namun, pada versi 2019, mata bayi Simba dibuat berwarna biru. Hal ini merupakan kondisi nyata bayi singa yang memang lahir dalam kondisi buta sampai usianya 10 hari. Warna biru yang ada pada mata bayi singa merupakan hail dari produksi melanin yang tertunda. Ketika anak singa berusia kira-kira 3 bulan, warna matanya akan berubah menjadi cokelat keemasan—sesuai dengan warna mata Simba di versi 1994.

Mufasa yang semakin bijak

Sadarkah Anda bahwa pengisi suara Mufasa adalah orang yang sama? Ya, James Earl Jones mendapatkan kehormatan untuk kembali duduk di “singgasana” untuk membawakan suara Mufasa. Jon Favreau melihat tak ada orang lain yang bisa menyajikan suara sebijak dan seberwibawa Jones.

Jones pertama kali memerankan Mufasa pada film tahun 1994. Ketika itu usianya 65 tahun. Pada 2019, saat kembali membawakan suara Mufasa, dia berusia 86 tahun.

Melibatkan tiga tokoh legendaris

Elton John (keempat dari kiri) dan Hans Zimmer (kanan) adalah legenda dalam Lion King.

Untuk membawa kembali aura kebesaran film ini, Favreau melakukan segala cara. Salah satunya mengajak “tokoh-tokoh penting” yang pernah terlibat dalam The Lion King 1994. Mereka, yaitu James Earl Jones (pengisi suara Mufasa), Hans Zimmer (komposer), dan Elton John (penulis lagu).

Simba yang tak butuh latihan berat

Pengisi suara Simba dewasa, Donald Glover, adalah seorang fanatik Lion King. Sejak kecil, dia hapal seluruh lagu dalam film tersebut. Ketika sekarang mendapatkan peran Simba, dia nyaris tak membutuhkan arahan dari siapa pun untuk membawakan lagu-lagu dalam film ini.

Sherlock Holmes menolak Scar

Melihat karakteristik Scar, saudara Mufasa, kita mungkin bisa membayangkan siapa yang paling tepat membawakan suara karakter ini. Tak lain, yaitu Benedict Cumberbatch! Salah satu warga Serpong yang juga penggemar Lion King mengamini hal ini. “Saya juga berpikir, seru nih kalau yang jadi pengisi suara Scar adalah Sherlock Holmes (Cumberbatch). Karakter suaranya kan cocok banget membawakan villain-villain gitu!” ujar Marrisa, warga Villa Melati Mas.

Ternyata, tebakan Marrisa bukan angan belaka. Cumberbatch memang sempat ditawari untuk mengisi suara Scar, tetapi dia menolaknya. Akhirnya, peran Scar jatuh kepada Chiwetel Eljofor, yang merupakan teman dekat Cumberbatch.

 

Penulis: Krista Rai

Foto: Walt Disney Pictures

Follow Instagram @etalaseserpong