Jika Anda Mengalami Gejala Ini, Bisa Jadi Anda Mengidap GERD

69

GERD atau gastroesophageal reflux disease merupakan sebuah kondisi medis yang dialami seseorang ketika asam lambung yang ada di lambung naik ke kerongkongan. Kondisi ini akan menyebabkan rasa tidak nyaman bahkan sampai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dalam kondisi normal, katup pada kerongkongan bagian bawah, yang memiliki serangkaian otot-otot, memiliki kemampuan untuk membuka dan menutup diri untuk memberikan jalan kepada makanan dari mulut. Nah, pada kasus GERD, otot kerongkongan ini dalam kondisi lemah sehingga tidak bisa menutup sempurna. Inilah celah bagi asam lambung untuk bisa naik hingga ke kerongkongan.

National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseas yang bermarkas di Mayland, AS, menjabarkan beberapa kemungkinan penyebab melemahnya otot kerongkongan, yaitu efek samping obat-obatan, hernia, kehamilan, asupan makanan, obesitas, dan kebiasaan makan dalam porsi banyak.

Lalu, bagaimana cara mengetahui bahwa Anda sedang mengalami GERD atau tidak? Anda bisa mengenali satu dari beberapa gejala umum di bawah ini.

Dada terasa terbakar

Pernahkah Anda merasakan dada seperti terbakar? Kondisi ini disebut heartburn. Pada umumnya, sebagian ibu hamil mengalami kondisi ini yang bisa diasumsikan sebagai gejala GERD.

Ketika Anda mengalami heartburn, Anda akan merasa bagian dada seperti terbakar dan sangat tidak nyaman. Walau begitu, tingkat keparahannya bisa berbeda satu dengan yang lain. Ada yang hanya ringan dan masih bisa dibawa beraktivitas, ada yang cukup parah sampai harus dilarikan ke rumah sakit. Kondisi heartburn ini kadang ditafsirkan sebagai gangguan jantung. Padahal, keluhan GERD dan jantung terntu berbeda. Nyeri GERD sangat khas, yaitu terasa tepat di dada yang kemudian menjalar ke perut sampai kerongkongan. Keluhan ini biasanya memburuk setelah makan dan pada malam hari.

Gejala semakin parah ketika tubuh dalam kondisi berbaring

Ketika kita merasa tidak enak badan, refleks kita akan mencari tempat untuk berbaring. Di sinilah gejala khas GERD yang bisa langsung diketahui, yaitu rasa tidak nyaman semakin menjadi ketika Anda berbaring. Nyeri dada mungkin akan bertambah parah dan menyebabkan napas menjadi mengi (bengek). Selain itu, Anda akan merasakan mual yang cukup parah pada saat sedang berbaring.

Mulut terasa asam atau pahit

Anda perlu curiga ketika tiba-tiba merasakan mulut pahit atau asam. Hal ini berhubungan dengan naiknya asam lambung ke kerongkongan. Kondisi inilah yang akan membuat mulut kita terasa aneh.

Muncul masalah pada gigi

GERD bisa saja hadir tanpa Anda menyadarinya. Untuk beberapa orang yang memiliki gejala GERD ringan dan tidak terlalu memperhatikan gejala-gejala yang dirasakan tubuh, mereka tidak akan menyadari hal tersebut sampai akhrinya mengalami masalah pada gigi mereka. Kondisi naiknya asam lambung ke kerongkongan membuat permukaan gigi dan lapisan keras pelindung gigi (enamel) terkikis.

Sering muntah

Pada anak, GERD memicu anak untuk lebih sering memuntahkan makanan dan minuman yang sedang dikonsumsinya. Hal ini karena asam lambung yang naik ke kerongkongan memicu rasa mual dan muntah. Tak sering GERD ini membuat bayi dan anak-anak kesulitan naik berat badan karena sulitnya tubuh menerima makanan yang masuk.

Gati, warga Serpong Garden, mengiyakan bahwa sebelum anaknya didiagnosis GERD, dia melihat anaknya kesulitan makan. “Anak saya, waktu usianya satu tahun, kalau sudah waktunya makan, biasanya rewel. Lalu, ga lama dia pasti muntah. Saya kira dia memang tidak suka masakan saya. Tapi, itu berulang dan berat badannya naik sedikit sekali. Saya konsul ke dokter anak, ternyata GERD,” ujarnya.

pencegahan GERD pada bayi dan anak bisa dengan melakukan diet makanan dan mengubah beberapa kebiasaan buruk di rumah, misalnya langsung berbaring setelah makan.

Penulis: Krista Rai

Foto: Shutterstock

Follow Instagram @etalaseserpong