Mari Bimbing Anak Hiperaktif dengan Benar

47
Mencari pola asuh yang tepat bagi anak hiperaktif.

Anak hiperaktif sering dianggap sebagai pembawa masalah baik di lingkungan sekolah atau oleh orangtuanya sendiri. Karena terus melakukan aktivitas dengan intensitas tinggi serta gerak – gerik yang tidak mau diam, anak hiperaktif cenderung selalu berlari, bermain, dan sulit diatur. Tak jarang mereka membuat masalah dengan anak lain di sekolahnya dengan menjahili atau bercanda secara berlebihan.

“Banyak orangtua yang menyerah ya hanya karena anaknya hiperaktif. Karena bikin pusing, begitu ya? Lari sana-sini, bicara terlalu cepat, atau nakal sekali. Seharusnya kita orangtua nih yang mau untuk lebih memberikan perhatian kepada anak yang hiperaktif. Semua anak sama saja, tetapi perbedaan karakter menentukan pola asuh masing-masing orangtua,” ujar Tina selaku warga Gading Serpong.

Mengutip dari helpguide.org kunci mendidik anak hiperaktif adalah dengan mengontrol frekuensi aktivitasnya sehari – hari. Tenaganya memang terlihat tidak pernah habis. Untuk itu sebagai orang tua mau tidak mau harus memberikan aktivitas yang cukup berat agar anak merasa lelah dan sedikit tenang. Bagaimana sih cara mendidik anak hiperaktif? Sebaiknya simak ulasan berikut ini.

Berikan aktivitas yang rumit dan berat

Jangan biarkan anak hiperaktif kekurangan aktivitas. Susun kegiatan seperti olahraga rutin, les musik, dan kegiatan rutin yang bisa dilakukan bersama orang tua seperti membersihkan rumah. Hal ini dilakukan agar energinya cepat habis. Anak hiperaktif tanpa penanganan yang tepat cenderung kesulitan untuk tidur di malam hari.

Melatih mereka untuk fokus sepanjang waktu

Jika kamu seorang guru, tempatkan posisi duduk si anak hiperaktif tepat di depanmu. Dengan begitu perhatian dan fokusnya tidak teralihkan oleh gangguan di sekitar. Kamu juga wajib sering melibatkan anak hiperkatif dalam sesi tanya jawab agar dirinya terbiasa melatih fokus. Biarkan mereka aktif dalam hal-hal yang positif.

Utamakan visualisasi

Anak hiperaktif cenderung merasa bosan, maka dalam kegiatan belajar usahakan untuk menggunakan gambar, foto , dan tabel. Dijamin mereka akan tenggelam dan fokus menyelesaikan tugas yang kamu perintah. Proses belajar pun dianggap sebagai kegiatan yang sangat menyenangkan. Jangan pernah memberikan latihan soal berupa tulisan panjang kepada anak hiperaktif.

Berusaha selalu mengerti

Kesabaran memang ada habisnya. Tetapi belajar untuk selalu pengertian dalam segala situasi dan kondisi menjadi kunci utama untuk menarik hati para anak hiperaktif. Usahakan sering ajak mereka curhat dan saling tukar pikiran agar mereka berani mengungkapkan apa yang sedang diinginkan dan dibutuhkan.

 

Penulis: Maria Theresia

Foto ilustrasi: Pixabay.com/qimono

Follow Instagram @etalaseserpong