Mempersenjatai Keluarga Agar Terhindar dari Demam Berdarah Dengue

430

Belakangan ini, penyakit demam berdarah (DBD) mewabah. Seiring tingginya curah hujan di berbagai belahan Indonesia, nyamuk aedes aegypti mulai subur berkembang biak. Salah satu penyebabnya, yaitu genangan-genangan air. Genangan ini menjadi area subur berkembang biaknya nyamuk jenis ini yang kemudian menggigit manusia.

Menurut data dari Kementerian Kesehatan, hingga Januari 2019, tercatat sebanyak lebih dari 11 ribu jiwa positif DBD. Sebanyak 110 orang di antaranya meninggal. Diprediksi, demam berdarah masih akan “mengintai” negara ini karena musim hujan belum berakhir.

Untuk menghindari anggota keluarga terserang DBD, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan di rumah. Berikut beberapa di antaranya.

Bersihkan bak mandi dan tempat penampungan air lainnya

Jika Anda memiliki bak mandi di dalam kamar mandi, rutinlah membersihkannya selama masa musim hujan. Idealnya satu minggu sekali. Jika Anda memiliki kolam ikan dan tempat lain yang menampung air, pastikan dalam kondisi selalu bersih. Cek secara berkala apakah ada jentik-jentik nyamuk atau tidak. Rutinlah mengecek adanya wadah-wadah yang bisa menampung air. Posisinya wadah dalam kondisi terbalik untuk menghindarkan tertampungnya air hujan.

Gunakan kasa nyamuk

Pasanglah kasa nyamuk pada pintu dan jendela rumah. Keberadaan kasa bisa menghalangi nyamuk masuk ke dalam rumah. Jika dirasa kurang, Anda juga bisa memasang kelambu di tempat tidur.

Kontrol jam bermain anak

Hindari berkeliaran di luar rumah, khususnya area yang kira-kira disukai nyamuk. Waktu-waktu krusial biasanya pada pagi dan sore hari.

Gunakan losion antinyamuk

Persenjatai keluarga Anda dengan losion antinyamuk ketika harus beraktivitas di luar ruangan. Pilih losion yang memiliki kandungan DEET (N-diethylmetatoluamide) yang terbukti ampuh mengusir nyamuk. Namun, sebaiknya hindari penggunaan losion dengan DEET jika anak Anda berusia di bawah 3 tahun. Anda bisa menggantinya dengan menggunakan bahan yang lebih alami, misalnya essential oil lavender, serai, atau sitrun.

Gunakan pakaian yang menutupi sebagian besar kulit

Ketika Anda harus berada di luar rumah, sebaiknya gunakan pakaian yang menutup seluruh area kulit. Pilihlah atasan dengan lengan panjang yang menutupi leher. Untuk bawahan, Anda bisa menggunakan celana panjang. Bahan celana yang tebal bisa membuat nyamuk kesulitan menjangkau kulit Anda. Hindari menggunakan celana pendek ketika Anda berniat membereskan kebun di belakang rumah karena bisa jadi ada banyak nyamuk bersarang di sana.

Memajang tanaman yang tidak disukai nyamuk

Anda bisa mengusir nyamuk dengan cara yang menyenangkan, tanpa mencium aroma menyengat dari obat nyamuk yang ada di pasaran. Salah satunya, Anda bisa mengoleksi tanaman yang aromanya tidak disukai nyamuk, misalnya lavender, geranium (tapak dara), serai, rosemary, catnip, lemon balm, akar wangi, dan kemangi.

Penulis: Krista Rai

Foto: Icon0/Pexels

Follow Instagram @etalaseserpong