Mendekati Kompetitor Bisnis Ternyata Menguntungkan

47
Mencari bisnis paling tepat untuk anak muda.

Meskipun di masa pandemi seperti ini perekonomian dunia sedang berada di titik tak menentu, perkembangan digital membuat masyarakat semakin kreatif dan mudah dalam menjalankan bisnis. Saat ini pun semakin banyak orang yang berbisnis online karena dinilai lebih praktis dan cepat. Apalagi belum banyak toko dan restoran yang buka sebagai bentuk mematuhi protokol kesehatan guna memutuskan rantai penyebaran virus corona.

Beda generasi, beda juga karakternya. Seiring perkembangan zaman, rupanya standar kehidupan mulai sedikit bergeser. Anak muda zaman sekarang tidak bisa terus santai dan bergantung pada nasib. Kamu lah yang menentukan bagaimana cita-cita dan karier tercapai dalam waktu cepat.

Seperti yang dikutip dari inc.com, zaman dahulu kebanyakan para pengusaha akan berjalan sendiri-sendiri dalam mengembangkan kerajaan bisnisnya. Namun sebenarnya mendekati kompetitor bisa mendatangkan keuntungan bagi perusahaan. Bersaing secara sehat dengan belajar bersama-sama atau berkolaborasi dalam mengembangkan bisnis bisa menjadi investasi menguntungkan di masa depan.

Maju Bersama

Membangun bisnis butuh strategi yang tepat. Pebisnis pemula sering mengalami kegagalan di awal karier karena masih belum mengenal target pasar yang tepat. Untuk mengantisipasi kegagalan ini, coba lah untuk mendekati kompetitor bisnis untuk belajar dan berkembang bersama. Jangan meninggikan gengsi hanya karena semata-mata malu untuk mengakui kegagalan yang pernah terjadi. Kesuksesan sebuah perusahaan tidak mungkin tercapai tanpa melalui jatuh bangun persaingan.

Bekerja dengan kompetitor

Jika kamu akrab dengan beberapa kompetitor bisnis, tidak ada salahnya untuk mengajak mereka mengembangkan bisnis bersama atau membangun usaha yang baru. Banyak orang yang masih salah kaprah karena menganggap kompetitor bisnis seperti saingan yang harus dilawan. Padahal baik kamu dan kompetitor pastinya memiliki keunggulan tersendiri yang jika digabungkan bisa menguntungkan satu sama lain.

Terpacu untuk menjadi lebih baik

Jangan menganggap kompetitor bisnismu musuh bebuyutan. Anggaplah mereka sebagai mentor dalam dunia bisnis yang bisa membuat dirimu terpacu untuk menjadi lebih baik. Mempelajari seluk beluk perusahaan milik kompetitor bukan hanya dari sisi baiknya saja. Kamu bisa mempelajari kegagalan-kegagalan yang pernah dialami oleh kompetitor agar kamu tidak mengalami hal yang sama di kemudian hari.

 

Penulis: Maria Theresia

Foto ilustrasi: Pixabay.com/Free-Photos

Follow Instagram @etalaseserpong