Menekan Budget dengan Menginap di Hotel Kapsul

13
Menginap di hotel unik dan murah selama liburan.

Biaya akomodasi liburan bisa semakin ditekan. Salah satunya berkat kehadiran hotel kapsul. Bentuk hotel yang unik, dan berbeda jauh dengan hotel konvensional. Mari kenali serba-serbinya.

Pertama kali dibuka di Osaka, Jepang. Oleh Kisho Kurokawa pada tahun 1979. Lalu mulai diikuti Cina pada tahun 2012, dan Singapura dengan nama Woke Home Hostel. Kini di Indonesia, seperti di Jakarta, Surabaya, Medan, Bali, Bandung juga sudah banyak tersedia hotel kapsul.

Awalnya dibuat untuk menampung tempat peristirahatan semalam bagi pekerja yang terlambat pulang. Sementara keesokan hari sudah harus bekerja lagi. Namun lama-lama dibuka pula untuk traveler yang tidak membutuhkan waktu menginap berlama-lama.

Harga sewanya terhitung murah. Tiap kamarnya hanya terdiri kasur untuk satu atau paling banyak dua orang. Ruangannya bak peti modular dari plastik atau fiberglass dengan ukuran 2 x 1 x 1,25 meter. Ukuran yang memang hanya dikhususkan untuk tidur. Masing-masing kamar akan disusun bertumpuk ke atasnya dan berjajar ke samping. Ada tangga yang memudahkan pengunjung mencapai kamarnya. Juga tirai atau penutup untuk menjaga privasi.

Secara garis besar hampir mirip dengan hostel. Di mana penyewa datang hanya untuk mendapat tempat tidur. Hanya saja penampakannya dari tempat tidur yang tersusun lebih rapat dan lebih tertutup. Selain itu lebih privat dan amat berasa individual.

Cari info sebelum booking

Foto: agoda.com

Ada baiknya mencari info yang lengkap sebelum Anda melakukan booking. Terutama Anda yang takut pada ketinggian, atau yang menginginkan ruangan berbasis kesamaan gender. Sebab tidak semua hotel kapsul menjaminnya. Cari tahu pula soal kelengkapan fasilitas yang didapat. Sehingga Anda datang tidak lagi diiringi tanda tanya besar.

Siapkan barang sendiri

Mungkin ada beberapa hotel kapsul yang menyediakan bantuan selama 24 jam.

Tapi lebih baik siapkan barang-barang sendiri. Tempatkan koper dan alas kaki di loker yang telah tersedia.

Sementara bawa barang-barang pribadi dan sifatnya penting ke dalam kamar. Daripada naik turun atau bolak-balik yang hanya akan menguras tenaga.

Jaga diri 

Selalu jaga diri. Kunci pintu kamar dan tutup tirainya. Tidur pun lebih tenang karena merasa lebih terjaga. Bila ingin pergi ke kamar mandi atau ruang komunal, sangat disarankan untuk tetap membawa barang-barang berharga. Hal ini guna meminimalisir kehilangan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Termasuk serangan mendadak dari orang yang tidak dikenal.

Hormati privasi yang lain

Foto: thebubble.com

Meski ruangan hotel kapsul dibuat kedap suara, tetap hormati privasi yang lain. Gunakan fasilitas di dalam kamar secukupnya, tanpa membuat suara berlebihan. Termasuk mengusik orang lain, saat kamarnya tertutup dan kebutuhan sendiri tidak bersifat mendesak. Lebih baik hubungi petugas bila membutuhkan pertolongan. Andaikan ingin berkenalan, lakukan sewajarnya saja. Jangan sekali-kali memasuki ruangannya bila tak diizinkan sebelumnya.

Meminta kebersamaan

Ya, hotel kapsul menyediakan ruang komunal untuk bersama. Di mana meminta kebersamaan dari semua penghuni. Seperti sama-sama menjaga kebersihan dan mengembalikan barang yang dipinjam. Dari dapur (pantry), ruang makan, tempat televisi, kamar mandi dan toilet, kolam renang, dan sebagainya. Ada hak bersama yang mesti dijunjung tinggi meski sudah membayar sewa di awal. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pixabay.com/traveldudes

Follow Instagram @etalaseserpong