Menghilangkan Bau Apek di Dalam Rumah saat Musim Hujan

584

Musim penghujan sudah menunjukkan “taji”nya. Beberapa hari belakangan, hujan turun deras, bahkan menyebabkan kebocoran dan banjir di beberapa titik di wilayah Serpong. Kehadiran hujan yang terus-menerus ini juga dapat membuat kondisi rumah menjadi lebih lembab dibandingkan saat musim kemarau. Bagi rumah yang tidak memiliki sirkulasi udara yang baik, ini bisa menjadi momok.

Tingkat kelembaban yang tinggi bisa menimbulkan banyak masalah, salah satunya munculnya jamur, kuman, dan bakteri pada perabotan di rumah. Selain itu, juga bisa merusak perabotan yang berbahan bukan dari kayu murni.

Hal lainnya yang muncul karena kadar kelembaban yang tinggi, yaitu bau apek. Bau ini bisa muncul dari beberapa hal, misalnya karena kebocoran yang tidak diatasi dan cucian pakaian yang tidak kering. Lalu, bagaimana mengenyahkan si bau apek ini dari dalam rumah Anda? Simak tips berikut!

Segera atasi sumber kebocoran

Bau apek di dalam rumah pasti ada penyebabnya. Jika penyebabnya adalah kebocoran yang terjadi terus-menerus, segera ambil langkah untuk memperbaikinya. Misalnya, segera memperbaiki atap atau plafon yang rusak, mengecek kondisi talang air, sampai menambah lapisan antiair pada tembol dan genteng.

Tabur baking soda

Baking soda dikenal sebagai penyerap yang andal. Anda bisa menaburkan baking soda di sudut-sudut ruangan untuk menghilangkan bau apek. Anda juga bisa menaburkan baking soda pada kasur yang basah akibat terkena bocor, biarkan selama 12 jam, kemudian keringkan kasur menggunakan sinar matahari alami, vacuum cleaner, hair dryer, atau kipas angin.

Trik ini sudah dipraktikkan oleh Jenny, warga The Green. “Tiap musim hujan, saya suka taruh semangkuk baking soda di beberapa sudut rumah, khususnya yang memang nggak terlalu bagus sirkulasi udaranya. Saya juga suka taruh di area jemuran karena di sana sering ada bau apek apalagi kalau sudah berhari-hari (jemurannya) nggak kering juga.”

Atur sirkulasi udara

Jika Anda termasuk orang yang jarang membuka jendela-jendela, ini saatnya untuk mengubah habit! Buka semua jendela untuk melancarkan sirkulasi udara. Jika Anda memiliki unit AC, nyalakan AC selama beberapa waktu sampai udara terasa kering dan bersih.

Berikan pewangi pakaian

Pakaian yang dicuci saat musim hujan bisa jadi membutuhkan waktu yang lama untuk kering. Selama itu, selalu gunakan pewangi pakaian agar baunya tidak menjadi apek. Jika Anda harus meletakkan jemuran di dalam rumah, angin-anginkan menggunakan kipas angin.

Marta, warga The Green, selalu memberikan perhatian khusus ke cucian saat musim hujan. “Tiap musim hujan, saya ngga pernah lupa pakai pewangi. Lumayan, pakaian nggak lagi bau apek,” ujarnya.

Tidak menumpuk pakaian basah

Hindari menumpuk pakaian yang belum kering karena akan membuatnya semakin apek. Jika dirasa perlu, buatlah tali jemuran darurat di dalam rumah agar pakaian setengah kering tetap bisa tergantung dengan semestinya.

Gunakan silika gel

Untuk mengantisipasi pakaian yang tidak terlalu kering saat dimasukkan ke dalam lemari, taburkan kapur barus dan silika gel ke dalam lemari untuk meminimalisasi kelembaban.

Letakkan sepatu di luar

Meletakkan sepatu di dalam rumah akan menambahkan aroma apek. Letakkan sepatu di teras yang beratap. Jika Anda tidak memiliki atap di bagian depan maupun belakang rumah, akali dengan meletakkan kapur barus dan silika gel di rak sepatu untuk mengurangi aroma tidak sedap.

Penulis: Krista Rai

Foto: KIreyonok_Yullya/Freepik

Follow IG: @etalaseserpong