Menjalankan Self Love Dengan Benar

27
Pentingnya menjalani self love.

Akhir-akhir ini istilah self love sering terdengar. Semacam seruan bagi seseorang agar dapat menghargai dan mencintai dirinya sendiri. Namun dengan cara apa supaya self love terlaksana secara benar?

Menurut Psychology Today, self love dimaknai sebagai mencintai diri sendiri dengan melibatkan elemen kesadaran, menghargai, peduli, dan percaya pada diri sendiri. Jika ada salah satu elemen yang belum terpenuhi, maka self love tidak bisa dikatakan optimal atau utuh.

Baca juga: Pentingnya Para Ibu Memenuhi Kebutuhan Diri

Sehingga dari sini, kita tahu bahwa self love tak sekadar selalu mementingkan diri sendiri ketimbang orang lain. Atau terarah pada materi semata. Salah besar jika kemudian sebatas mengartikan dengan rebahan berlama-lama, kerap makan tak sehat begitu masalah datang, dan menonton serial drama secara maraton.

Ada proses yang lebih besar serta membutuhkan waktu yang panjang. Di satu sisi sebagai cara memanjakan tubuh sendiri, tapi di sisi lain juga jalan untuk mengasah pribadi yang lebih matang.

Rawat diri

Merawat diri itu tak cukup hanya dengan makeup dan skincare saja. Tubuh sangat membutuhkan nutrisi seimbang setiap hari. Ditambah dengan gerak aktif tubuh dan selalu peduli akan kesehatan mental. Terlebih di kondisi pandemi yang tak kunjung usai ini. Merawat diri yang menghasilkan kualitas kesehatan lebih baik jelas berdampak pada mutu hidup yang lebih baik pula.

Sadar apa yang diinginkan dan dibutuhkan

Coba latih diri sendiri lebih fokus dan peka membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan. Sekaligus upaya mengendalikan ego, tidak gegabah mengambil keputusan, dan menyingkirkan segala distraksi yang tak perlu. Saat benar-benar fokus pada kebutuhan, terasa seperti ada kemenangan pada nafsu diri sendiri.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental Selama Corona Melanda

Punya tujuan

Tetapi, bagaimana dengan yang namanya keinginan? Memang adakalanya harus dipilah supaya tak menumpuk dan membebani. Serta dilain waktu perlu disikapi dengan membuat perencanaan yang matang. Tak lain agar tak berhenti sebagai angan. Melainkan menjadi tujuan hidup yang mesti diperjuangkan.

Punya batasan

Selain itu, self love juga menyangkut punya batasan. Tahu garis mana yang tak boleh dilampui. Khususnya pada prinsip yang telah terpegang selama ini maupun berkaitan dengan norma-norma sekitar. Tahu kapan bilang tidak, kapan harus membantu, kapan harus menolak, dan kapan harus beristirahat. Demi jalannya hidup yang nyaman.

Tahu berlari ke mana

Serta tahu berlari ke mana. Terutama saat ada masalah mendera yang tak kuat untuk dihadapi sendiri. Punya jaringan dan support system yang sehat dan setiap saat dapat diandalkan. Misalnya orang tua, saudara kandung, atau sahabat. Termasuk pelampiasan pada aktivitas yang tetap mengkondisikan diri baik-baik saja.

Baca juga: Berjabat Tangan Dengan Diri Sendiri

Bisa memaafkan diri sendiri

Terakhir, bisa memaafkan diri sendiri. Menerima kenyataan yang sekarang terjadi dan tengah dihadapi. Atas berbagai tekanan, kegagalan, dan penyesalan. Memberi jeda sejenak pada diri, lalu melanjutkan pada hikmah di balik itu semua. Supaya hadir rasa menerima, legowo, dan tetap percaya bahwa diri ini bisa tumbuh serta berlanjut menjadi pribadi yang lebih baik lagi. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels

Follow instagram: @etalaseserpong