Merawat Baju Di Lemari yang Lama Tak Terpakai

41

Dulu mungkin hampir semua baju di lemari bisa silih berganti dipakai. Tapi kini, semenjak lebih sering di rumah saja, mungkin hanya itu-itu saja yang terpakai. Membuat mereka menumpuk dan terbengkalai. Jangan biarkan.

Berikan perawatan pada baju yang lama berdiam diri di lemari. Agar warna maupun bentuknya tetap, tidak berbau, dan tidak ditumbuhi jamur. Fenomena yang seringkali menghampiri baju yang telah mengendap cukup lama di ruangan tertutup. Apalagi akan sayang sekali andai baju kesayangan, baju untuk hangout atau bekerja yang berharga mahal sampai tidak layak pakai lagi.

Baca juga: Agar Baju Tetap Kering Dan Wangi Saat Musim Hujan

Sekaligus cara lain untuk mengetahui adanya potensi berkembang biaknya binatang-binatang kecil yang suka tinggal di lemari yang lembab nan gelap. Kadang tak hanya menjadikan lemari sebagai sarang, tapi juga membuat baju sebagai sumber pangan. Alhasil tahu-tahu baju sudah bolong di sana sini.

Bersihkan bagian dalam lemari

Buat jadwal rutin khusus untuk merawat baju di lemari. Seminggu atau dua minggu sekali, misalnya. Lalu awali pada bagian lemari terlebih dulu.

Kosongkan lemari dari semua isinya. Bersihkan dari kotoran dan debu, pastikan setelahnya benar-benar kering. Letakkan bahan penyerap kelembapan yang mengandung kalsium klorida dan garam anhidrat. Bahan tersebut akan mengurangi kelembapan dan mencegah datangnya bau. Setiap satu atau dua bulan sekali dapat diganti dengan yang baru.

Selain itu, biarkan sesekali pintu lemari terbuka. Jalan lapang bagi sirkulasi udara dan cahaya untuk memberi kesegaran bagi lemari dan seisinya.

Baca juga: Aneka Ragam Mesin Cuci Dan Plus Minusnya

Sesekali tetap dicuci dan anginkan

Sementara lemari dibersihkan, baju-baju pun tak boleh ketinggalan. Tetap cuci seperlunya saja.

Tujuannya untuk menghilangkan bau dan kotoran yang mungkin melekat karena lama tidak dipakai.

Kemudian anginkan sampai kering secara keseluruhan. Tapi ingat, tetap pisahkan baju yang memerlukan perlakuan khusus. Seperti baju berwarna putih, kain sutra atau yang berbahan halus, rajutan, dan batik.

Akan tetapi, andai tak ingin mencuci tak masalah. Coba gantungkan baju di ruangan terbuka untuk mendapat hembusan angin dan siraman sinar. Secukupnya dan sebentar saja.

Pilah lagi

Sebelum mengembalikan lagi ke lemari, pilah kembali. Meski lemari berukuran besar dan mampu menampung banyak barang, tapi ada baiknya tetap menyisakan ruang kosong. Jadi, sebaiknya yang ditaruh pada lemari adalah baju-baju yang bakal sering dipakai.

Untuk sisanya, tempatkan saja di koper atau tempat lain. Dengan tetap melakukan perawatan seperti tadi. Supaya baju tetap awet dan enak dilihat.

Gantung atau lipat?

Perawatan pun mencakup cara menyimpan di dalam lemari. Digantung atau dilipat? Sesuaikan dengan bahan baju. Contohnya bahan rajut dan kaos lebih baik dilipat. Untuk kemeja, celana jeans, atau jas lebih cocok digantung. Serta hindari penumpukan dan barisan gantungan terlalu banyak. Tetap berikan ruang jarak agar tak ada bau yang mendekat.

Baca juga: Jurus Jitu Membereskan Kelebihan Barang Di Rumah

Baju dalam kondisi kering

Terakhir, baju sangat penting dalam kondisi kering. Sebab biasanya usai disetrika dan terkena semprotan pewangi, justru lembap dan langsung masuk lemari. Di satu sisi rapi, tapi juga menjadi celah bau lebih menyengat berikut diikuti kehadiran jamur. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pexels, Freepik

Follow instagram: @etalaseserpong