Merawat Binatang Peliharaan Agar Terhindar Dari Virus Corona

27
Merawat anabul agar terhindar dari virus corona.

Tidak berbeda dengan manusia, beberapa penelitian menunjukkan hewan peliharaan juga dapat tertular Covid-19. Tentu menjadi alarm keras bagi Anda yang merawat mereka di rumah. Perlu ada penyesuaian guna menghindari penularan bagi hewan maupun seisi anggota keluarga.

Salah satu kendalanya ada pada komunikasi. Tak mudah mengenali gejala Corona yang sudah menjangkiti binatang peliharaan. Selain itu, bukan perkara gampang membuatnya mau patuh pada aturan baru yang berlaku di rumah. Dari yang tadinya mereka bebas bersikap, kini ada batasan yang tak boleh dilanggar. Misalnya membuat aturan dengan tetap di luar, tetap di kandang, atau tidak boleh memasuki area rumah.

Sementara memasang faceshield atau masker pada hewan peliharaan hingga kini belum terdengar sebagai jalan keluar. Maka dari itu, pemilik mesti memikirkan jalan keluar yang paling mungkin untuk diterapkan. Apalagi bila rumah berada di kawasan padat. Tanpa mengabaikan hak binatang, namun tetap memberikan perlindungan maksimal.

Kebersihan tubuh dan kandang

Mulai dengan lebih rutin membersihkan tubuh dan kandang. Terutama urusan mandi dan menyingkirkan kotorannya. Perhatikan lebih seksama pada organ penting, seperti kebersihan mulut dan kuku. Sebab bagian ini mudah sekali menjadi media penularan. Bila perlu, semprot kandangnya dengan cairan disinfektan. Asal hewan peliharaan disingkirkan terlebih dulu.

Vaksin lengkap

Lengkapi kebutuhan vaksinnya. Menjadi perisai dari dalam terhadap serangan virus atau penyakit lainnya. Bawa ke dokter hewan terdekat untuk mendapat perawatan yang benar. Sekaligus untuk memastikan kondisi yang sebenarnya. Andai memang dibutuhkan penanganan lebih lanjut, hewan peliharaan dapat segera ditolong. Tanpa perlu menunggu benar-benar menjadi sakit.

Perhatikan makan dan minumnya

Mengenai makan dan minumnya, sebaiknya buatan sendiri. Atau hasil produk pabrik yang bisa langsung aman disantap. Di samping terjamin nutrisinya, Anda juga tak perlu khawatir dengan bahan kontaminasi di dalamnya. Maka dari itu, sebisa mungkin cegah hewan peliharaan memakan secara asal. Contohnya dari sampah atau berburu mangsa. Sebab tidak ada yang bisa menjamin hasil buruannya bersih dari bakteri dan virus.

Jaga jarak

Protokol untuk senantiasa menjaga jarak juga berlaku bagi hewan peliharaan. Untuk sementara waktu, batasi interaksinya terhadap lingkungan luar rumah. Baik terhadap orang lain maupun dengan binatang-binatang di sekitar.

Hindari pula untuk memeluk dan menciumnya. Bagi binatang yang kerap menjilat, seperti anjing atau kucing, ada baiknya tak bersentuhan dengan hasil jilatannya.

Saat mengajaknya keluar

Namun demi menghindari stres, hewan peliharaan perlu diajak keluar dan jalan-jalan. Terapkan aturan untuk kebaikan bersama. Misalnya pilih waktu dan tempat yang sepi. Orang lain pun tetap nyaman dengan hewan peliharaan Anda. Pasang tali harness-nya selalu dan buat jarak minimal 6 kaki atau 1,5 meter dari orang lain.

Kebersihan diri sendiri

Di samping itu, ingat akan kebersihan diri sendiri dan keluarga. Upayakan memakai sarung tangan saat menyentuh binatang peliharaan. Gunakan masker dan tetap jaga jarak aman. Setelahnya cuci tangan dengan sabun. Pikir kembali untuk mendekati, apabila Anda atau hewan mengalami batuk dan flu. (LAF)

 

Foto ilustrasi: Pixabay.com/guvo59

Follow Instagram @etalaseserpong