Pentingnya AHA dan DHA Bagi Tumbuh Kembang Anak

37
Perhatikan asupan gizi anak untuk memaksimalkan tumbuh kembangnya.

Sebagian orangtua mungkin belum memahami seperti apa asupan gizi yang dibutuhkan anak kecil. Pada umumnya orangtua hanya mementingkan nafsu makan anak saja. Biasanya yang dipentingkan adalah bobot anak karena gemuk dianggap lebih sehat. Padahal anak yang gemuk belum tentu terpenuhi gizinya. Jika dibiarkan hanya akan memicu penyakit kronis sejak dini.

Arachidonic Acid (AHA), dan Docosehaxaenoic (DHA) merupakan asam lemak tak jenuh yang sangat dibutuhkan dalam pembentukan sel otak. Selain itu AHA dan DHA juga berperan dalam perkembangan jaringan saraf serta sel imun pada bayi. Biasanya AHA dan DHA mudah didapatkan melalui susu formula khusus usia bayi sampai balita. Tetapi kamu juga bisa mendapatkan kandungan tersebut di dalam ikan, kacang, gandum, sayur, dan yoghurt.

“Anak memang membutuhkan nutrisi yang lengkap untuk pertumbuhannya. Apalagi sel otak anak masih dalam masa berkembang. Orangtua harus tahu betul kebutuhan gizi anak-anak sesuai tahapan usia. Saya sendiri cukup selektif untuk makanan anak. Karena tumbuh kembang mereka adalah tanggung jawab kita sebagai orangtua,” ujar Jovita selaku warga Gading Serpong.

Seperti yang dikutip dari todaysdietitian.com, anak kecil membutuhkan AHA dan DHA untuk perkembangan otaknya terutama pada usia di bawah 12 tahun. Kecerdasan otak bisa ditentukan dari makanan yang dikonsumsinya setiap hari. Anak akan tumbuh menjadi sosok pintar dan berpretasi baik dalam segi akademik maupun kreativitas. Simak ulasan di bawah ini.

IQ

AHA dan DHA terbukti mampu meningkatkan kualitas otak anak. Mulai sekarang kamu wajib memerhatikan asupan gizi yang dikonsumsi oleh anak setiap hari. Jangan sampai tubuh anak kekurangan kandungan DHA karena kandungan tersebut saling berkaitan dengan tingkat IQ seorang anak. Kandungan ini dapat ditemukan pada ikan dan makanan laut lainnya.

Daya Tahan Tubuh

Ternyata AHA dan DHA tidak hanya dibutuhkan oleh tubuh sebagai penunjang perkembangan otak. AHA dan DHA juga dibutuhkan untuk meningkatkan imunitas sehingga daya tahan tubuh senantiasa terjaga. Kabar baiknya, tak hanya anak kecil saja yang boleh mengkonsumsi AHA dan DHA untuk menjaga kesehatan karena orangtua juga bisa. AHA dan DHA bisa ditemukan pada makanan seperti kacang, telur, dan daging.

Depresi

Kondisi fisik anak harus selalu diperhatikan. Jika sering sakit, tentunya mereka akan merasa tidak nyaman. Akibatnya anak akan semakin sering melemparkan tantrum di tempat umum. Cukupi asupan AHA dan DHA untuk anak agar imunitas tubuhnya berkembang secara optimal. Depresi pun enggan untuk mampir ke dalam tubuhnya.

 

Penulis: Maria Theresia

Foto ilustrasi: Pixabay.com/3217138

Follow Instagram @etalaseserpong