Segera Lakukan Ini Ketika Bisnismu Gagal

79
Harus tetap optimis ketika mengalami kegagalan bisnis.

Memulai bisnis memang harus siap dengan segala resiko seperti kegagalan dan utang sana sini demi menutup modal usaha. Tak heran, banyak orang yang memilih untuk menjadi karyawan daripada menjadi seorang pengusaha karena takut untuk menanggung resiko yang bisa merugikan dalam jangka waktu lama. Baik bisnis konvensional maupun bisnis online memiliki resiko yang tinggi jika tidak dibarengi dengan komitmen yang kuat.

Mengutip tingkat kegagalan sebuah bisnis jika baru mulai dari nol memang cukup tinggi. Kira-kira 50% dari berbagai jenis bisnis kecil akan mengalami kegagalan dalam empat tahun pertama. Banyak di antaranya jatuh ke jurang kegagalan karena minim pengalaman, terjerat kredit pinjaman, atau ditipu oleh rekan kerja sendiri. Tapi jangan khawatir, ini dia yang harus kamu lakukan ketika bisnis pertama gagal.

Segera hapus rasa kecewa

Kecewa memang merupakan perasaan manusiawi ketika sebuah rencana yang sudah kamu susun gagal total. Tapi dalam mempertahankan sebuah kerajaan bisnis, kamu harus terus berpikir positif dan optimis ketika usahamu sedang dilanda musibah. Pasalnya membangun sebuah bisnis memerlukan mental baja karena masalah dalam dunia bisnis tidak akan pernah menemukan titik akhir.

Analisa mendalam

Daripada larut dalam kesedihan terus menerus, lebih baik kamu segera melakukan analisa mendalam mengenai sebab dan akibat dari kegagalan bisnismu. Jangan malu untuk diskusi dan meminta saran dari kompetitor yang sudah lebih lama berkecimpung dalam bisnis yang serupa dengan milikmu.

Bekerja dengan pengusaha lain

Jangan khawatir jika modal awal terlanjur habis ketika bisnismu gagal. Kamu bisa mengajak pengusaha lain untuk bekerja sama atau mencari sponsor untuk mengucurkan dana ke bisnis yang baru. Selainkan menguntungkan kedua belah pihak, kamu juga sekaligus memperluas jaringan usaha untuk menggaet calon pelanggan.

Pikirkan plan B

Jangan terpaku pada bisnis yang sama selamaya. Bahkan pengusaha besar sekali pun memiliki bisnis yang beragam sebagai reserve income. Sebelum memulai bisnis sebaiknya kamu sudah lebih dulu memikirkan rencana baru untuk mengantisipasi kegagalan yang mungkin akan terjadi di masa depan.

 

Penulis: Maria Theresia

Foto Ilustrasi: Pixabay/StartupStockPhotos

Follow instagram @etalaseserpong