Takut Merasakan Bahagia Indikasi Awal Cherophobia?

152
Jangan sampai kamu takut untuk menerima kebahagiaan.

Perasaan manusia adalah sesuatu yang dinamis. Seseorang bisa merasakan perasaan sedih, gembira, dan marah karena sebuah peristiwa. Umumnya semua orang berusaha untuk mencari kebahagiaan dalam hidup. Namun, ada juga di antaranya yang justru sangat ketakutan untuk merasakan kebahagiaan. Kok bisa ya?

Seperti yang dikutip dari healthline.com, kondisi di mana seseorang enggan untuk merasakan kebahagiaan disebut dengan cherophobia. Biasanya penderita akan menghindari berbagai kegiatan yang dianggap menyenangkan. Mereka memilih untuk merenung sendirian di dalam rumah. Kondisi ini bukan terjadi tanpa tujuan. Penderita cherophobia percaya bahwa menghindari rasa bahagia akan mencegah hal-hal buruk terjadi di masa depan. Selain itu, mereka merasa ketakutan untuk bersenang-senang karena tidak siap jika harus kehilangan rasa bahagia itu dalam sekejap.

“Banyak sekali sebenarnya ya gangguan-gangguan jiwa yang sulit disadari oleh banyak orang. Kita dituntut untuk terus mengikuti roda kehidupan dan tidak boleh terlihat lemah. Tapi yang namanya kerikil masalah kan bisa mengguncang mental seseorang. Penting sekali memang curhat dengan orang terdekat atau menemukan psikolog yang cocok dengan kepribadian kita. Manusia butuh pendamping untuk bisa hidup dengan tenang dan merasa bahwa orang-orang di sekelilingnya mendukung serta bahagia juga dengan kehadiran kita,” ujar Felix selaku warga Gading Serpong.

Kebanyakan penderita cherophobia mengalami peristiwa traumatis di masa lampau. Perlakuan abusive secara fisik maupun lisan menempati posisi pertama penyebab seseorang mengidap cherophobia. Bagaimana cara mengatasinya?

Konsultasi dengan psikolog

Kenali dirimu sendiri terlebih dahulu. Jika kamu pernah mengalami peristiwa traumatis dan tumbuh dengan rasa ketakutan terhadap banyak hal termasuk kebahagiaan, ada baiknya untuk segera menemui psikolog. Mulai perlahan menceritakan masalah serta minta solusi terbaik atas kondisimu.

Mengikuti sesi hipnoterapi

Mengikuti sesi hipnoterapi dianggap mampu mengatasi berbagai jenis fobia termasuk cherophobia. Terapi ini menggunakan teknik desensitisasi. Ada tiga langkah yang harus dilalui ketika menggunakan teknik ini yaitu, relaksasi otot, mencari akar masalah sekaligus solusi dari penyebab fobia, dan terakhir pemberian sugesti-sugesti positif dari terapis agar penderita mampu mengatasi rasa cemas.

Berani mencoba hal baru yang menyenangkan

Kunci untuk lepas dari fobia adalah melawan ketakutan itu sendiri. Memang tidak mudah, apalagi jika kamu melalui peristiwa traumatis yang cukup parah. Namun, yakin lah pada diri sendiri untuk memulai hal baru berupa kegiatan-kegiatan menyenangkan. Memberanikan diri untuk membiarkan perasaan bahagia itu masuk ke dalam hati akan membuatmu perlahan sembuh dari cherophobia.

Meditasi dan relaksasi

Cherophobia pada dasarnya akan membuat seseorang merasa cemas ketika mulai merasa bahagia. Kamu bisa mengatasinya dengan sering melakukan meditasi. Kegiatan ini bisa membuat otot semakin relaks dan kamu pun terbiasa untuk santai.

 

Penulis: Maria Theresia

Foto ilustrasi: Pixabay.com/Free-Photos

Follow Instagram @etalaseserpong