Tangani Sendiri Tembok Berjamur dengan Cara Ini!

1291

Walau sudah memasuki April, curah hujan masih cukup tinggi. Paparan air hujan ini bisa memengaruhi beberapa bagian rumah, salah satunya dinding. Air yang masuk bisa merembes ke sela-sela dinding dan membuatnya basah. Sirkulasi udara yang tidak baik akan membuat kondisi itu justru menimbulkan kelembapan yang memicu munculnya jamur.

Selain tak sedap dipandang mata, dinding berjamur juga tak sehat untuk kesehatan, lho. Seperti yang dipaparkan Merdeka.com (04/07/2017), spora jamur yang berkeliaran di udara bisa menyebabkan asma, alergi, dan infeksi paru-paru.

Gunung, salah satu warga yang tinggal di area Kencana Loka, mengisahkan pengalamannya menghadapi dinding berjamur. Oleh karena rumah yang ditinggalinya sudah berusia cukup lama, lambat laun muncul rembesan yang didiamkan hingga timbullah jamur. “Waktu itu tidak terlihat ada kebocoran air, hanya seperti rembesan air. Jadi, saya kira bukan masalah besar. Ternyata, lama-lama muncul jamur. Langsung saya panggil tukang untuk cat ulang seluruh dinding agar tidak makin menyebar.”

Yang diutarakan Gunung memang benar. Dinding berjamur harus segera diperbaiki. Caranya, mau tak mau, dengan mengenyahkan dulu jamur-jamur tersebut dan mengecat ulang dinding dengan menggunakan teknik yang lebih rapi.

Sebenarnya, Anda bisa memperbaiki dinding berjamur tanpa perlu bantuan tukang, lho! Langkah-langkahnya cukup sederhana. Kami mengutipnya dari situs web 99.co.

Bahan dan alat:

  1. Air bersih
  2. Cuka masak
  3. Botol semprotan
  4. Cat dasar waterproof kualitas baik
  5. Cat finishing kualitas baik
  6. Kuas, kuas rol, wadah cat
  7. Ampelas halus dan kasar
  8. Pengerik dinding
  9. Semen putih
  10. Sarung tangan

Langkah-langkah:

  1. Campurkan cuka dan air bersih dengan perbandingan 1:1 (jika jamur sudah menyebar) atau 1:5 (jika jamur baru muncul sedikit). Kocok hingga merata. Gunakan sarung tangan dan mulailah menyemprotkan larutan ini ke seluruh bagian dinding hingga mengelupas sendiri.
  2. Kerik permukaan dinding untuk menghilangkan jamur yang menempel pada cat. Lakukan hingga semuanya terkelupas secara merata.
  3. Ampelas bagian dinding yang sudah dikerik menggunakan ampelas kasar.
  4. Usai diampelas, tambal dinding menggunakan semen putih. Biarkan hingga kering total.
  5. Ampelas kembali dinding menggunakan ampelas halus.
  6. Mulailah proses pengecatan. Gunakan cat dasar waterproof untuk menahan kelembapan. Tunggu hingga kering sempurna.
  7. Lakukan tahap terakhir dengan mengecat seluruh bagian dinding menggunakan cat yang Anda inginkan.

Tips: Anda akan membutuhkan waktu lebih lama ketika melakukan perbaikan dinding dalam kondisi curah hujan tinggi. Pastikan semen putih dan cat waterproof kering sempurna sebelum Anda beranjak ke langkah berikutnya. Hal ini akan memengaruhi keawetan cat dinding Anda.

Penulis: Krista Rai

Foto: Rawpixel

Follow Instagram @etalaseserpong