Tipe-tipe Tetangga Saat Ada Kawinan di Komplek

73
Mengadakan resepsi di rumah bisa menjadi pilihan bagi pasangan yang menekan budget.

Untuk menekan budget pernikahan, seringkali orang memilih untuk mengadakan resepsi di rumah sendiri. Tentunya resepsi tidak akan berlangsung tanpa izin dari RT/RW dan warga setempat. Resepsi di rumah sendiri dinilai lebih simpel dan erat akan rasa kekeluargaan. Anda bahkan bisa mengalokasikan dana lebih ke jumlah catering sehingga para tamu dari luar mau pun tetangga tidak akan kekurangan makanan.

Di Indonesia sendiri mengadakan resepsi di rumah bukan lah sesuatu yang asing. Lucunya warga +62 ini seringkali memiliki kisah yang unik ketika hadir sebagai tamu mau pun ikut serta membantu jalannya resepsi di rumah pribadi. Karena semua serba dilakukan sendiri dan dibantu oleh keluarga atau para tetangga, resepsi di rumah memberikan memori yang jauh lebih berkesan jika dibandingkan dengan terima beres kepada pihak wedding organizer.

 Resepsi di komplek itu gampang-gampang susah. Banyak kisah lucunya, tetapi capeknya juga dapet banget. Kalau enggak ada WO memang pasti pengantinnya juga merasakan kewalahan mengurus acara. Resepsi di rumah sendiri menjadi momen paling tak terlupakan,” ujar Gladys selaku warga Elang Persada, Tangerang.

Ibu-ibu tupperware

Sudah menjadi rahasia umum jika ada hajatan di komplek, para ibu-ibu siap membawa tupperware kosong untuk membawa sebagian makanan. Tentunya hal ini sudah menjadi peristiwa lumrah yang erat rasa kekeluargaannya untuk saling berbagi dengan para tetangga. Apalagi di Indonesia, buang-buang makanan merupakan hal yang sangat dilarang sehingga lebih baik berbagi dengan orang-orang sekitar.

Siap memeriahkan acara

Bapak-bapak dan Ibu-ibu komplek yang playlist lagunya sangat lawas sudah pasti siap untuk ikut bergoyang ketika musik sudah diputar. Hajatan di komplek identik dengan lagu-lagu lawas serta irama dangdut. Salah satu hal yang membuat resepsi di rumah sendiri terasa lebih meriah karena para tamunya bisa menjadi diri sendiri dengan tidak malu untuk ikut joget atau pun bernyanyi dengan tamu yang lain.

Tetangga merangkap panitia acara

Enaknya lagi, mengadakan resepsi di rumah sendiri biasanya tidak memerlukan bantuan wedding organizer. Karena biasanya para tetangga siap mengulurkan tangan untuk membantu jalannya acara. Dari mulai seksi keamanan sampai seksi konsumsi, para tetangga sangat antusias untuk ikut andil memeriahkan acara.

 

Penulis: Maria Theresia

Foto Ilustrasi: Pixabay/tientoanmaimai10

Follow Instagram: @etalaseserpong