Trik Berlibur dengan Budget Minim

17

Sebentar lagi akhir tahun. Itu artinya, saatnya mulai merencanakan liburan! Tapi, tunggu dulu. Ternyata kamu tidak memiliki cukup dana untuk berlibur. Lalu, apakah semua rencana harus ditunda?

Di era modern seperti sekarang, hampir semua orang bisa berlibur. Harga tiket pesawat bersaing, belum lagi menjamurnya hotel-hotel budget. Impian untuk berlibur dengan budget terbatas semakin dekat dengan kenyataan!

Yang harus kamu lakukan hanyalah melakukan kalkulasi yang lebih detail dan mengatur rencana liburan dengan lebih matang. Berikut kami memberikan trik untuk survive berlibur walau danamu terbatas!

Beli tiket jauh-jauh hari

Merencanakan liburan adalah hal yang wajib dilakukan. Saat ini, maskapai penerbangan sering melakukan “perang harga”. Oleh karena itu, kamu harus pintar-pintar mencari promo tiket murah yang sering diadakan maskapai penerbangan. Semakin jauh waktu keberangkatan, kemungkinan untuk mendapatkan tiket murah semakin besar!

Hindari peak season

Jika danamu terbatas, sebaiknya pilih hari yang bukan masa liburan. Pada saat low season, seluruh biaya perjalanan menjauh berkali lipat lebih murah, mulai dari transportasi, hotel, sampai harga makanan. Jadi, mulai pilih tanggal dan siapkan form cutimu dari sekarang!

Pilih hotel budget

Niat berlibur harus dibarengi dengan keinginan yang kuat. Jika kamu tetap ingin jalan dengan budget minim, turunkan standarmu. Alih-alih menginap di hotel berbintang, kamu bisa mencari hotel budget. Hotel-hotel yang menawarkan kamar untuk backpacker biasanya dibanderol dengan harga miring. Atau, kamu bisa memanfaatkan situs web-situs web backpacker, seperti Coachsurfing, yang bahkan menawarkan kamar dengan gratis! Selain menghemat biaya, kamu juga menambah teman!

Atur budget makan dengan ketat

Berpelesir ke negara dengan kurs yang lebih tinggi berarti kamu harus siap merogoh kocek lebih dalam. Lucky, warga Villa Melati Mas, misalnya, pernah berhasil survive berlibur di Jepang dengan biaya makan kurang dari 2 juta untuk seminggu. Mengingat biaya hidup di Jepang sangat tinggi, Lucky memperketat pengeluaran untuk makan. “Saya fokus untuk melihat keindahan Tokyo, jadi saya memang agak ekstrem: menghemat biaya makan! Saya jarang masuk ke restoran dan memilih makan murah meriah di Family Mart terdekat. Sekali makan, saya bisa menghabiskan sekitar 100–200 yen (sekitar Rp10.000–Rp20.000) untuk sebuah yakitori dan segenggam onigiri. Bandingkan dengan harga seporsi rice bowl di restoran bisa mencapai 500–600 yen (sekitar Rp50.000 – Rp60.000).”

Lucky memaparkan, dia memanfaatkan fasilitas yang diberikan beberapa area jajan, misalnya di sebuah pasar malam yang menyajikan banyak sample makanan. “Saya dan teman akan mencari pasar terdekat dan mulai hunting sample makanan. Lumayan, mengganjal perut sampai waktu makan tiba. Kami juga beberapa kali share seporsi makanan, kalau tidak terlalu lapar. Sisanya, kami membawa bekal dari rumah, lauk kering yang tahan beberapa hari dan kami makan dengan nasi yang dijual di minimarket seharga 100 yen (Rp10.000).”

Cara ini terlihat ekstrem, tetapi bagi sebagian orang, cukup efektif. Oka, teman seperjalanan Lucky yang merupakan warga Pamulang, mengamininya. “Kami fokus ke jalan-jalan jadi memang nggak mencari makanan mewah di Jepang. Jadi, sekepal onigiri pun bagi kami sudah cukup untuk mengganjal perut yang keroncongan!” ujarnya sambil terkekeh.

Tak kalap membeli oleh-oleh

Salah satu godaan terbesar saat berlibur, khususnya ke luar negeri, adalah membelikan oleh-oleh untuk sahabat dan keluarga. Terkadang, kamu sampai rela mengeluarkan banyak uang demi membahagiakan banyak orang. Eits, coba renungkan lagi tujuanmu berlibur: memuaskan rasa penasaran atau kerepotan membelikan barang untuk orang di rumah?

Membelikan cenderamata bagi orang terkasih tidak salah, tetapi kamu perlu menentukan skala prioritas. Tolak titipan-titipan yang sekiranya akan merepotkanmu, khususnya dalam hal pengurusan bagasi. Belikan oleh-oleh sesuai budgetmu dan tidak membebani bagasimu. Kecuali, liburan kali ini kamu memang ingin sekaligus berbisnis “jastip”.

Membeli tiket atraksi jauh-jauh hari

Beberapa tiket atraksi bisa kamu beli sebelum keberangkatan. Banyak agen perjalanan yang menjual dengan harga lebih murah. Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan ini! Selain itu, kamu juga bisa memilih beberapa atraksi yang memang membebaskan uang tiket alias gratis.

Nah, siapkah kamu bertualang dengan budget minim? Yuk, mulai rencanakan liburanmu dari sekarang!

Penulis: Krista Rai

Foto: Jcomp/Freepik

Follow Instagram @etalaseserpong